undefined
Rabu, 26 Agustus 2020

Menaker Ida: Bantuan Subsidi Upah Lengkapi Program Pemerintah yang Lain

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan bantuan subsidi upah kepada pekerja yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan merupakan pelengkap atas sejumlah program yang digulirkan pemerintah dalam rangka merespons dampak pandemi Covid-19.

“Program bantuan subsidi upah ini melengkapi program-program yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Menaker Ida pada acara Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI di Gedung DPR Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2020).

Program lain yang dimaksud Menaker seperti Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Kartu Sembako untuk 20 Juta penerima, Program Kartu Prakerja untuk 5,6 juta peserta dengan total anggaran Rp 20 triliun. Pemerintah juga memberikan diskon tarif bagi Pelanggan 450 VA dan 900 VA Subsidi, padat karya infrastruktur, dan stimulus kredit usaha rakyat.

“Jadi program sebelumnya yang kita sudah sama-sama tahu, seperti program bantuan sosial Kemensos yang diberikan kepada para pekerja informal di mana mereka menjadi masyarakat miskin baru, yang pada akhirnya data yang ada di Kemensos bertambah,” katanya. 

“Mudah-mudahan dari program ini dapat membantu pertumbuhan ekonomi kita akan kembali normal,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa bantuan subsidi upah bertujuan melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh dalam rangka penanganan dampak Covid-19. Pemerintah menyiapkan anggaran untuk program ini sekitar Rp37 triliun.

“Dengan anggaran tersebut, kami akan menargetkan 15.725. 232 pekerja mendapatkan program ini,” ucapnya.

Adapun pekerja/buruh yang mendapat subsidi harus memenuhi seluruh persyaratan. Nantinya, dalam proses penyaluran bantuan oleh bank penyalur dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan pemerintah melalui bank-bank BUMN yang terhimpun dalam HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara).

“Mekanisme penyaluran bantuan subsidi upah ini diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan (Rp2,4 juta) yang akan diberikan setiap dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta,” ucap Menaker Ida.


Biro Humas Kemnaker

Tags
4 Komentar
Anda harus login terlebih dahulu jika ingin memberikan komentar. Login sekarang
Jumat, 13 November 2020
data sudah valid BPJS ketenagakerjaan aktif masih gak masuk juga subsidi gajih dibawah lima juta
0
0
Jumat, 18 September 2020
Selamat pagi bapak/ibu, nama saya Deni Agustiawan, Tanpa mengurangi rasa hormat, Saya ingin menanyakan terkait mengenai bantuan subsidi upah pekerja, saya ingin menanyakan apakah saya berhak untuk mendapatkan bantuan subsidi upah pekerja? Karena kalau di lihat dari website yang pemerintah berikan berikut syarat-syarat yang harus di penuhi, saya mengecek bahwa diri saya berhak untuk mendapatkan bantuan subsidi upah pekerja, karena seperti syarat-syarat yang pemerintah tetapkan, saya sudah memenuhi syarat yang sudah di tetapkan, 1. Memiliki e-KTP dan NIK warga negara Indonesia, saya memilikinya 2. Gaji di bawah 5 jt, gaji saya di bawah dari 5 jt, 3. status BPJS aktif, status saya pun aktif di BPJS ketenagakerjaan, 4. Memiliki rekening aktif, status rekening saya pun aktif. Akan tetapi sampai detik ini saya belum menerima bantuan subsidi upah pekerja tersebut? Mohon bantuannya untuk mengecek lebih lanjut. Terima kasih . Salam hormat
0
0
Jumat, 4 September 2020
selamat malam Bapak/Ibu sampai sekarang tgl 04 September belum masuk juga subsidi gaji dari pemerintah , padahal gaji saya dibawah umr Jakarta yang sudah mendaptkan subsidi gaji kebanyakan gajiny umr. Saya perhatikan perusahaan saya bayarnya juga tepat waktu dan rekening saya juga sudah masuk di BPJSTK. mohon penjelasaanya pada orang orang petinnggi negara ini
0
0
Selasa, 1 September 2020
selamat malam bpk/ibu, saya mau konfirmasi masalah BSU 600 rb buat pekerja. mohon konfirmasinya atau tindak lanjutnya. Data- data saya di bpjs sesuai persyaratan pemerintah sudah memenuhi & lengkap seperti bpjsk ketenagakerjaa masih aktif, no rekening, Bank, semua sudah lengkap. saat ini saya memiliki rekening BRI tapi kenapa sampai saat ini 1 september 2020 ini saya belom mendapatkan bantuan Subsidi 600 rb dari pemerintah. terimakasih
0
0