undefined
Rabu, 11 November 2020

Kerja Bersama Kemnaker-Kemendesa Atasi Dampak Covid-19

Cianjur - Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi kembali menyerahkan bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada kelompok masyarakat. Program JPS merupakan kerja bersama kedua kementerian dalam menangani dampak Covid-19.


Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menjelaskan bahwa program JPS merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan sasaran utama adalah masyarakat penganggur dan setengah penganggur. "Kegiatan ini bertujuan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan dan berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu menekan angka penganggur dan setengah penganggur," kata Menaker Ida pada acara penyerahan program JPS Padat Karya Untuk Cipta Lapangan Kerja di Desa Sidangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, hari Rabu (11/11/2020).

Menaker Ida menjelaskan bahwa saat ini banyak pekerja/buruh yang terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, berdasarkan data BPS per Agustus 2020, pandemi Covid-19 telah menyebabkan jumlah penganggur meningkat menjadi 9,7 juta penduduk, dengan TPT sebesar 7,07 persen.

Untuk itu, program JPS ini dibuat untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19, khususnya di sektor ketenagakerjaan.

Menaker Ida berharap, program ini dapat menyentuh langsung kebutuhan publik, sehingga dapat memberikan peningkatan ekonomi masyarakat, serta pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja.

"Fokus utama program padat karya adalah pada pembangunan infrastruktur di pedesaan yang melibatkan warga atau swadaya masyarakat," katanya.

Menaker Ida pun mengapresiasi kerja bersama Kemendesa ini yang dinilainya dapat menyentuh langsung masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. "Agar bantuan ini tepat sasaran maka kami kolaborasi dengan Kemendes PDTT karena yang mengetahui desa yang membutuhkan program ini," ujar Menaker Ida.

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menjelaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan memberikan bantuan program Padat Karya Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada 34 Kelompok yang berada di Kabupaten Cianjur, di mana satu kelompok terdiri dari 20 orang pekerja.

"Progam tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi dinamika di masa pandemi saat ini yang penuh ketidakpastian," kata Suhartono.

Sementara Pjs. Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat, berharap bantuan program JPS dari Kemnaker dan Kemendesa dapat meminimalkan kesenjangan masyarakat karena pandemi Covid-19.

"Semoga langkah ini akan semakin mendorong partisipasi masyarakat, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial secara keseluruhan," ujarnya.

Direktur Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Indyah Winasih; Direktur PPTKA, Haryanto; dan Kepala Biro Humas, Soes Hindharno.


Biro Humas Kemnaker

Tags
6 Komentar
Anda harus login terlebih dahulu jika ingin memberikan komentar. Login sekarang
Kamis, 12 November 2020
saya belom dapet sama sekali BSU prakerja apalagi BLT BPJS
0
0
Kamis, 12 November 2020
BSU lama
0
0
Kamis, 12 November 2020
saya belum dapat BLT BPJS termin 2 padahal semua syarat ok nik no rek gajih semua sama
0
0
Kamis, 12 November 2020
BSU saya termin 1 belum cair bu, no kpj 04J70042504
0
0
Kamis, 12 November 2020
Saya atas nama Hari Setiawan belum mendapat bantuan gelombang 2 dengan total 1,2jt di bandiei no
0
0