undefined
Sabtu, 7 November 2020

Kemnaker Sambut Positif Penutupan Kasus Ketenagakerjaan di Sidang ILO

Jakarta - Kemnaker menyambut positif salah satu hasil sidang Governing Body International Labour Organization (GB ILO) ke-340, berupa ditutupnya kasus dugaan pelanggaran kebebasan berserikat di PT Champ Resto Indonesia (CRI). Kasus ketenagakerjaan Indonesia yang didaftarkan dan diadukan oleh International Union Food (IUF) sejak tahun 2018 ke ILO Geneva tersebut dinyatakan selesai. 

"Ini kabar menggembirakan bagi ketenagakerjaan Indonesia. Kasus CRI bernomor 3305 tersebut sudah dinyatakan closed (ditutup) dan selesai,” kata Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3), Haiyani Rumondang dalam keterangan pers di Jakarta pada Sabtu (7/11/2020).

Bahkan ditutupnya kasus tersebut, kata Haiyani Rumondang, ILO Geneva  memberikan apresiasi kinerja Pemerintah Indonesia, khususnya Kemnaker karena sejak 2018 telah menjawab dan meng-counter semua tuduhan-tuduhan IUF dengan cara  sangat baik, elegan, dan dengan didukung data yang akurat dan lengkap.

Sejak pekan lalu hingga 14 November 2020, Kemnaker mengikuti sidang GB ILO ke-340 yang dimulai setiap petang hingga dini hari melalui zoom.

Haiyani menjelaskan kasus tersebut dilaporkan oleh IUF ke ILO pada Februari 2018 dengan tuduhan telah terjadi pelanggaran kebebasan berserikat di PT CRI.  Tuduhan tersebut adalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan mutasi terhadap anggota serikat pekerja di CRI, yang semena-mena dan Pemerintah Indonesia dituduh melakukan keberpihakan kepada PT CRI.

Haiyani mengjngkapkan sejak 2018, Kemnaker secara konsisten berjuang untuk menyanggah segala tuduhan di kasus tersebut dengan memberikan penjelasan kepada ILO Geneva, beserta bukti-bukti dan data.

Hingga akhirnya, Komite Kebebasan Berserikat ILO Geneva menerima dan memahami penjelasan dan sanggahan dari pemerintah Indonesia bahwa kasus PHK yang dilaporkan telah memiliki putusan hukum di Indonesia. 

Haiyani menambahkan para pihak juga berkomitmen untuk melaksanakan putusan hukum tersebut; proses mutasi yang dilakukan adalah karena kebutuhan CRI yang sudah dikomunikasikan ke pekerja melalui dialog sosial; sehingga mutasi bukan karena alasan keanggotaan dalam serikat pekerja.

“Komite Kebebasan Berserikat di ILO Geneva mengapresiasi bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah pertemuan, dialog sosial yang produktif dan memfasilitasi penyelesaian di dalam negeri,” kata Haiyani.

Sementara Kepala Biro Kerja sama Luar Negeri Kemnaker Indah Anggoro Putri, menambahkan Komite Kebebasan Berserikat di ILO juga percaya dengan kebijakan dan komitmen terus menerus dari pemerintah (Kemnaker) untuk menjamin kebebasan berserikat dan berunding bersama di Indonesia.


Biro Humas Kemnaker

Tags
6 Komentar
Anda harus login terlebih dahulu jika ingin memberikan komentar. Login sekarang
3 hours ago
Saya juga Perseta BPJS ketenagakerjaan tapi tidak dapat tolong di bantu dung info,ya biar saya dapat gimana cara,ya padahal taman saya dapat
0
0
3 hours ago
Ko saya tidak dapat BLT dari BPJS ketenagakerjaan gimana cara,ya biar saya daftar
0
0
3 days ago
Mohon infonya pak/buk Kenapa saya tidak dapat blt dari BPJS padahal saya peserta aktif BPJS. Tolong bantu
0
0
5 days ago
Bu ko bsu gk merata sih padahal 1 pt udah ada yg cair . Bank sama . Bank himbara lagi .. Saya termin 1 cair 27 agustus . Ko yg ke 2 ini malah gk cair2 pdahl yg bang swasta udah banyak yg cair . Itu prosesurnya gimna . Saya dapet lagi ngga . Mohon kejelasnua . Biar gk terlalu berharap .
0
0
Senin, 9 November 2020
akhir bulan oktober awal bulan november/minggu pertama,nyatanya apa sampai saat ini gelombang ke 2 belum di cairkan!!! rakyat hanya butuh kepastian seandainya tidak berjanji mungkin tidak terlalu berharap
0
1

Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12750, Indonesia

Telp: 021-5255733
Call Center: 021-50816000
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia © 2018 • Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.