undefined
Rabu, 29 September 2021

Kemnaker Perluas Penerima BSU Hingga 1,7 Juta Pekerja

Jakarta--Kabar baik bagi pekerja/buruh sektor formal yang terdampak Pandemi COVID-19. Kemnaker akan memperluas cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara nasional di 34 Provinsi tersebar di 514 kota/kabupaten. 

 

Menurut Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, kebijakan perluasan penerima BSU ini, diputuskan lantaran adanya sisa anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan penerima Program BSU. 

 

"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7 Triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi COVID-19," kata Indah Anggoro Putri, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/09/2021).

 

Indah Anggoro Putri menjelaskan realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6.9 Triliun. “Kami juga mendapat informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progress yang signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujar ndah Anggoro Putri 

 

Dirjen Putri merinci sesungguhnya data calon penerima BSU yang diterima kemenaker sejumlah 8.508.527 calon penerima. Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang duplikasi bansos atau telah menerima bantuan sosial lain. Data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat penerima Program BSU.

 

 “Kami telah melakukan verified data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU,” tegas Dirjen Putri.

 

Program BSU tahun 2021, sedianya akan dirampungkan dan tersalurkan seluruhnya kepada penerima yang memenuhi syarat sesuai Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 hingga akhir Oktober 2021 mendatang. Hal demikian sesuai arahan Ibu Menaker, Ida Fauziyah. 

 

 

Biro Humas Kemnaker

Tags
41 Komentar
Anda harus login terlebih dahulu jika ingin memberikan komentar. Login sekarang
6 days ago
saya terima termin 1&2 yg termin ke 3 kok Ndak dapat apakah memang sdh Ndak dapat padahal temen2 kerja saya 80% dpt semua
0
0
Senin, 8 November 2021
kenapa belum memenuhi syarat,sedangkan teman saya semua dapat bsu..🙏tapi di jamsosteknya lolos sebagai penerima bsu🙏
0
0
Kamis, 14 Oktober 2021
saya di BPJS ketenagakerjaan lolos verifikasi tapi begitu saya cek di bank gak tercantum nama saya
0
0
Kamis, 14 Oktober 2021
Pnyk sya kok blom masuk bsu tahap 5.kpn cair pnyh sya bsu ne
0
0
Rabu, 13 Oktober 2021
Saya ko ga dapat" ya kenapa apa perlu daftar lg . Gmn caranya
0
0

Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12750, Indonesia

Telp: 021-5255733
Call Center: 1500630
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia © 2018 • Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.