undefined
Sabtu, 21 Desember 2019

Kartu Prakerja Perluas Kesempatan Kerja PMI di LN

KUALA LUMPUR – Menteri Ketanagakerjaan Ida Fauziah optimistis Kartu Prakerja akan memperluas kesempatan kerja Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Dengan Kartu Prakerja kompetensi PMI bakal meningkat sehingga mampu bersaing memperebutkan lowongan kerja di luar negeri.

“Kementerian Ketanagakerjaan akan bekerja keras di level hulu untuk meningkatkan kompetensi calon pekerja migran. Salah satunya dengan memperbanyak berbagai pelatihan kerja menggunakan skema kartu prakerja,” ujar Ida Fauziah saat Rapat Koordinasi Atase Ketenagakerjaan dari 12 negara penempatan PMI di Kuala Lumpur Malaysia (13/12).

Hadir dalam acara ini Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kemenaker, Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Atnaker Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, Riyad, Jedah, Qatar, Kuwait, dan lain-lain.

Ida menjelaskan sesuai Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri hanya bisa dilakukan jika mereka mempunyai kompetensi. Dengan program Kartu Pekerja calon PMI akan mendapatkan berbagai macam pelatihan tanpa dipungut biaya karena ditanggung pemerintah.

"Dengan skema ini kita bisa memberangkatkan calon PMI yang berkompeten sehingga tidak diremehkan", katanya.

Mantan Ketua Umum Fatayat PBNU tersebut mengatakan berkerja di luar negeri merupakan salah satu opsi bagi Angkatan kerja di tanah air. Menurutnya kesempatan kerja di dalam negeri masih agak terbatas, sehingga kesempatan kerja di luar negeri bisa dipilih sebagai salah satu opsi.

“Di samping memperluas kesempatan kerja di dalam negeri, pemerintah juga perlu memperluas kesempatan kerja di luar negeri," katanya. 

Namun, kata Ida, kesempatan kerja di luar negeri harus mempertimbangkan beberapa hal seperti perlindungan pekerja migran dan pengupahan yang layak. Selama ini persoalan terbesar PMI adalah lemahnya perlindungan, kelayakan upah dan minimnya kompetensi PMI.

"Upaya perluasan kesempatan kerja harus dibarengi dengan upaya serius untuk memperkuat perlindungan PMI di luar negeri, meningkatkan kompetensi calon PMI dan negosiasi pengupahan" katanya. 

Dia pun meminta optimalisasi peran Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) Kemenaker di luar negeri. Menurutnya Atnaker mempunyai peran strategis dalam melindungi dan memperluas kesempatan kerja PMI di luar negeri. 

"Atnaker adalah garda terdepan dalam perlindungan PMI, maka peran dan kinerjanya harus terus diperkuat " tegas Ida.

Atnaker, lanjut Ida harus mampu melakukan inovasi dan terobosan dalam bekerja melindungi PMI di luar negeri. Salah satunya dengan membuat system yang terintegrasi terkait dengan data personal PMI di luar negeri. Dengan demikian Atnaker bisa terus melakukan pemantauan terkait kondisi kesehatan, kesejahteran, dan keselamatan PMI. 

"Sistem tersebut harus dalam bentuk digital yang terintegrasi dengan data kita di tanah air,” katanya. 

Selain mengurai berbagai persoalan ketenagakerjaan di berbagai negara, forum ini juga menghasilkan beberapa rekomendasi penting. 

Forum ini salah satunya merekomendasikan kepada Kemenaker untuk meninjau MOU dengan beberapa negera, meningkatkan negosiasi untuk meningkatkan standar pengupahan, membangun sistem perlindungan yang efektif, meningkatkan kapasitas atnaker, serta melakukan berbagai terobosan untuk perluasan kesempatan kerja sektor formal di luar negeri.


Biro Humas Kemnaker





Tags
3 Komentar
Anda harus login terlebih dahulu jika ingin memberikan komentar. Login sekarang
Senin, 29 Juni 2020
saya juga bernasib kurang beruntung, gara2 pandemi covid 19, baru jg mendapatkan pekerjaan 6 bulan, tiba tiba datang wabah yg akhirnya kerja tdk dpt gaji berlanjut PHK tanpa pesangon, berharap kartu prakerja dapat membantu
0
0
Sabtu, 20 Juni 2020
mohon panduanya sy sudah 8 bulan belum mendapatkan kegiatan kerja hinga bingung buat menafkahi anak dan istri saat ini tidak mampu mengkuliahkan putra sy baru lulus smk meraih rangking 5 usia 18 tahun terpaksa harus cari kerja karna perlu makan sekeluarga saya masih nganggur bahkan pernah mengalami nasi basi sy cuci di masak menjadi bubur mohon bantuannya dan panduan pemerintah terimakasih sebelumnya wasalam
1
0
Jumat, 26 Juni 2020
Ya benar saya juga sudah 4 bulan ini belum ada penghasilan tetap selama mas pandemi ini mohon bimbingannya untuk bisa ikut pelatihan di blk supaya saya ada skill dan sertifikat untuk bisa bersaing untuk mendapatkan pekerjaan
0
0
Senin, 6 April 2020
kami sangat membutuhkan pelatihan,suapaya bisa buka usaha sendiri
0
0

Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12750, Indonesia

Telp: 021-5255733
Call Center: 021-50816000
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia © 2018 • Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.