Jumat, 27 Januari 2017 12:08 WIB 0 Komentar 263 Dilihat
Ini Manfaat Program Desmigratif

Ini Manfaat Program Desmigratif

Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) terbukti mampu memberdayakan masyarakat di desa-desa kantung tenaga kerja Indonesia (TKI) yang banyak mengadu nasib ke luar negeri. Namun, program ini tidak hanya memberdayakan TKI purna saja, tetapi pemberdayaan tersebut juga diperuntukkan bagi keluarga TKI. 

Dengan demikian masyarakat yang selama ini memiliki ketergantungan terhadap pekerjaan di luar negeri, memiliki bekal kemampuan dan modal untuk mengembangkan wirausaha di daerahnya.


Program desmigratif ini dirancang sekaligus untuk menekan jumlah TKI Non-Prosedural yang termasuk dalam kategori tindak pidana perdagangan manusia (human trafficking) yang kerap melibatkan masyarakat desa sebagai korbannya. “Melalui pusat layanan migrasi di desa kita percaya bahwa pencegahan TKI non-prosedural bisa di tekan karena selama ini calo-calo banyak beredar di desa dan calo-calo ini atau sponsor juga merekrut warga desa untuk kepentingan kerja di luar negeri,” kata Menteri Hanif.


Program ini memberikan manfaat ganda yakni perlindungan dan pemberdayaan TKI dan keluarganya merupakan sebuah bukti kongkrit kehadiran negara dalam setiap proses yang dilewati para TKI sejak pra hingga purna penempatan. Sebagaimana kita pahami bersama, bekerja di luar negeri merupakan hak dan pilihan setiap Warga Negara Indonesia (WNI).


Meski demikian, memastikan keamanan bekerja di luar negeri mengikuti prosedur sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku penting diimplementasikan oleh seluruh WNI yang ingin bekerja di luar negeri.

 
Dengan adanya Desmigratif, kepedulian dan pelayanan yang baik dalam proses perizinan bekerja ke luar negeri dari kepala desa akan mengeliminasi keberadaan calo yang merekrut TKI dengan berbagai cara untuk tujuan-tujuan yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut dilakukan agar semua yang terkait dengan migrasi ke luar negeri bisa berlangsung secara cepat, mudah, murah dan aman.


Selain itu, dengan adanya pemberdayaan masayrakat desa maka ketergantungan terhadap bekerja di luar negeri dapat ditekan. Oleh karenanya, dukungan semua pihak agar Desmigratif ini bisa berjalan secara maksimal untuk peningkatan kualitas migrasi pelayanan migrasi dan perlindungan migrasi.

Lihat Berita Yang Lain

KBRI Amman Jordania Siap Dukung Sistem Atnaker Online Kemnaker RI

22 November 2017 0

Dalam rangka memperkuat sistem pelaporan dan kinerja Atnaker di luar negeri, Kemnaker  RI mengembangkan sistem dan aplikasi Atnaker Online. Untuk bisa beroperasi secara maksimal dengan pelaporan [...]

Pemerintah Pulangkan TKI Penderita Virus Otak dari Taiwan

11 November 2017 0

BANTEN----Kementerian Ketenagakerjaan bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menjemput kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Eko Wahyu Saputra [...]

Pengirim TKI Ilegal Diancam Penjara 10 Tahun dan Denda Rp 15 Miliar

06 November 2017 0

JAKARTA – Sesuai degan UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang telah disahkan DPR akhir Oktober lalu, pelaku yang terlibat pengiriman pekerja migran atau Teaga Kerja Indonesia [...]