Rabu, 18 Mei 2016 22:21 WIB 0 Komentar 450 Dilihat
Ayo Jadikan K3 Sebagai Budaya di Lingkungan Kerja

Ayo Jadikan K3 Sebagai Budaya di Lingkungan Kerja

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI kembali menggelar Penganugerahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau K3 Award. Acara yang digelar Kemnaker tiap tahunnya ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pengusaha dan pemerintah daerah yang telah berhasil menyelenggarakan dan menerapkan K3 dengan baik. Penganugerahan yang akan diberikan meliputi kategori penghargaan nihil kecelakaan kerja, penghargaan SMK3, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di tempat kerja serta pembina K3.


"Salah satu indikator dalam pembangunan ketenagakerjaan adalah peningkatan perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Secara filosofi K3 ditujukan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja dalam menjalankan pekerjaannya, melalui pengendalian potensi bahaya di tempat kerja," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan pada acara K3 Award di di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2016). 


Menurutnya, penerapan K3 diperlukan untuk mencegah kecelakaan kerja dan mengurangi terjadinya penyakit akibat kerja serta menjamin setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan. Hal ini juga akan berdampak pada peningkatan produktivitas tenaga kerja dan perusahaan.


"Kita meminta semua pihak yang terlibat dalam proses produksi, khususnya para pengusaha dan tenaga kerja agar memahami dan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Penerapan K3 ini merupakan kegiatan utama dan memerlukan upaya bersama, sehingga Pemerintah akan terus menerus bersama-sama dengan dunia industri, akademisi, praktisi dan masyarakat umum berkewajiban berperan aktif sesuai fungsi dan kewenangannya untuk melakukan berbagai upaya meningkatkanpenerapanK3 sehingga dapat berjalan secara maksimal," Imbau Menaker.


Ia menambhakan, untuk meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja secara terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasidalam satu kesisteman, maka dunia industri perlu secara terus menerus menerapkan Sistem Manajemen K3 atau SMK3. Hal itu diperlukan guna menjamin terciptanya suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang melibatkan unsur manajemen, pekerja, dan atau serikat pekerja dalam rangka mencegah kecelakaan kerja dan mengurangi penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat menciptakan tempat kerja yang nyaman, efisien dan produktif. 


"Perlindunganatas keselamatan dan kesehatan kerja mencakup juga pencegahan dan penanggulangan HIV –AIDS ditempat kerja. HIV - AIDS merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah besar di dunia termasuk di Indonesia, dan jumlah pengidapnya terus meningkat secara signifikan. HIV – AIDS bukan hanya berdampak pada masalah kesehatan saja, akan tetapi juga berdampak luas pada masalah ekonomi, bisnis dan sosial yang dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan," imbuh Menaker.


Program pencegahan dan penanggulangan HIV - AIDS (P2HIV - AIDS) merupakan bagian dari program K3 yangbertujuan untuk melindungi pekerja dari kecelakaan kerja, penyakit akibat kerjamaupun gangguan kesehatan lainnya.ProgramP2-HIV - AIDS di tempat kerja akan memberikan kontribusi dalam mencapaitingkat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi pekerja. Menaker juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berupaya menjadikan k3 sebagai budaya kerja dan mencegah HIV AIDS di lingkungan kerja.

Lihat Berita Yang Lain

Menaker Resmikan Pembentukan Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan

30 November 2017 0

Sebagai langkah awal, Menaker melantik 300 orang pasukan URC pengawas ketenagakerjaan yang terdiri dari 100 orang pengawas ketenagakerjaan Kemnaker, 50 pengawas DKI Jakarta, 100  pengawas Jawa [...]

120 Santri Jawa Timur Datangi Kantor Kemnaker, Ada Apa?

20 November 2017 0

Dalam kesempatan ini  Menaker  Hanif  mengingatkan agar santri tak boleh minder, bersikap manja dalam menghadapi dahsyatnya persaingan dalam realita hidup. Saat di tempa  di [...]

ASEAN Sepakati Konsensus Perlindungan Pekerja Migran

14 November 2017 0

MANILA – Salah satu keputusan penting dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-31 ASEAN di Manila, Filiphina, adalah disepakatinya konsensus perlindungan bagi pekerja migran di seluruh negara [...]