Barenbang

Organisasi


Tugas Pokok dan Fungsi

Tugas

Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pembinaan pelatihan dan produktivitas.

Fungsi

  1. Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivias menyelenggarakan fungsi:
  2. penyiapan perumusan kebijakan di bidang standarisasi kompetensi dan program pelatihan, pembinaan instruktur dan tenaga kepelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, pemagangan, serta produktivitas;
  3. pelaksanaan kebijakan di bidang standarisasi kompetensi dan program pelatihan, pembinaan instruktur dan tenaga kepelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, pemagangan, serta produktivitas;
  4. penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur di bidang standarisasi kompetensi dan program pelatihan, pembinaan instruktur dan tenaga kepelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, pemagangan, serta produktivitas;
  5. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang standarisasi kompetensi dan program pelatihan, pembinaan instruktur dan tenaga kepelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, pemagangan, serta produktivitas;
  6. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal.

Visi dan Misi

Visi

Membangun daya saing tenaga kerja melalui peningkatan kualitas dan produktivitas guna mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Misi

  1. Membangun peraturan perundangan dan kebijakan di bidang pelatihan dan produktivitas
  2. Membangun kelembagaan pelatihan dan produktivitas yang berdaya saing di fora internassional
  3. Membangun sistem dan metoda pembinaan pelatihan dan produktivitas yang efisien dan efektif
  4. Membangun kualitas sumberdaya pelatihan dan produktivitas yang profesional
  5. Membangun daya saing tenaga kerja Indonesia yang mampu berkompetisi di era global melalui pelatihan kerja dan pengembangan produktivitas.
  6. Membangun sistem pendanaan pelatihan dan produktivitas
  7. Meningkatkan pendayagunaan dan pemberdayaan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi.

Berita Unit Kerja - BINALATTAS