Kamis, 20 Desember 2018 16:53 WIB 0 Komentar 370 Dilihat
STUDI  IMPLEMENTASI TANGGAP DARURAT K3 DI PERUSAHAAN KAWASAN INDUSTRI (Tahun 2018)

STUDI IMPLEMENTASI TANGGAP DARURAT K3 DI PERUSAHAAN KAWASAN INDUSTRI (Tahun 2018)

STUDI  IMPLEMENTASI TANGGAP DARURAT
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)
DI PERUSAHAAN KAWASAN INDUSTRI
Yoes Machyar


Undang-Undang Republik Indonesia, No. 13 tahun 2003 pasal 176 menjelaskan bahwa “Pengawasan ketenagakerjaan dilakukan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan yang mempunyai kompetensi dan independensi guna menjamin pelaksanaan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan”. Kemudian dalam pasal 178 ayat (1) dinyakan bahwa lingkup pengawasan ketenagakerjaan di tempat kerja, pihak pemerintah selain mengembangkan Sistem Manajemen K3 di tingkat perusahaan, juga menganjurkan pembentukan lembaga yang melakukan pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja yakni Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) serta pembentukan Tim Tanggap Darurat (TTD) K3 pada perusahaan yang berpotensi menimbulkan gangguan, kerusakan, kerugian, kecelakaan, kebakaran, peledakan, pencemaran, dan penyakit akibat kerja  .
Kecelakaan yang disebabkan oleh factor seperti alam maupun non-alam dapat berakibat fatal menganggu dan menghambat kegiatan pola kehidupan masyarakat maupun perusahaan itu sendiri.