Senin, 04 Desember 2017 13:32 WIB 0 Komentar 226 Dilihat
Artikel 1 Jurnal Ketenagakerjaan Vol. 12 – No. 2. Edisi Juli – Desember Tahun 2017

Artikel 1 Jurnal Ketenagakerjaan Vol. 12 – No. 2. Edisi Juli – Desember Tahun 2017

LABOR TURNOVER (LTO)
(Dalam Perspektif Ketenagakerjaan)

 
Akhmad Junaedi

Sejak era pemerintahan orde baru hingga saat ini, pembangunan bidang ketenagakerjaan mengalami perubahan
sangat dinamis, yang ditandai dengan adanya perubahan-perubahan yang cukup mencolok antara lain terkait
dengan pasar kerja, hubungan kerja, waktu kerja dan sebagainya. Sejalan dengan era perdagangan bebas,
kerjasama-kerjasama antar regional seperti Masyarakat Ekonomi Asean, pasar kerja dituntut lebih fleksibel
dimana pekerja/buruh lebih mudah untuk berpindah pekerjaan melalui hubungan kerja Perjanjian Kerja Waktu
Tertentu (PKWT)/Outsourcing. Hubungan kerja melalui PKWT/Outsourcing yang merupakan salah satu bentuk
perwujudan dari pasar kerja fleksibel, dapat mendorong sebagian pekerja/buruh keluar dari tempat kerjanya
untuk mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik, yang sering disebut labor turnover (LTO). Labor turnover
memiliki konsekuensi bagi pekerja, pengusaha maupun perekonomian nasional. Oleh karena itu, labor turnover
menjadi penting untuk diantisipasi agar lebih terkendali, yang salah satunya melalui kebijakan pengupahan yang
tepat, kesejahteraan pekerja/buruh yang memadahi, serta penegakan hukum yang konsisten

Download