Cara Pemerintah Lindungi Pekerja Migran Indonesia Melalui Desmigratif

Rabu, 19 September 2018 18:53 WIB 0 Komentar 232 Dilihat

Program Talkshow Warkop Naker 51 Naker TV kali ini mengangkat topik Desmigratif (Desa Migran Produktif) dengan menghadirkan Direktur PTKLN Kemnaker, Soes Hindharno. Desmigratif merupakan program yang dirancang di desa asal Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi Calon PMI yang akan bekerja ke luar negeri, meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bagi keluarga PMI dan PMI Purna, mendorong peran aktif Pemerintah Desa pada wilayah asal Tenaga Kerja Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan, dan mengurangi jumlah tenaga kerja non prosedural. Program ini juga diharapkan dapat menekan angka PMI non-prosedural.
Terdapat empat pilar utama program Desmigratif. Pertama, pusat layanan migrasi dimana orang atau warga desa yang hendak berangkat ke luar negeri mendapatkan pelayanan di balai desa melalui peran dari pemerintah desa. Informasi yang didapatkan antara lain informasi pasar kerja, bimbingan kerja, informasi mengenai bekerja ke luar negeri dan lain-lain termasuk pengurusan dokumen awal.

Kedua, kegiatan yang terkait dengan usaha produktif. Ini kegiatan yang dimaksudkan untuk membantu pasangan dari PMI yang bekerja di luar negeri agar mereka ini memiliki keterampilan dan kemauan untuk membangun usaha-usaha produktif. Kegiatan ini mencakup pelatihan untuk usaha produktif, pendampingan untuk usaha produktif, bantuan sarana produktif hingga pemasarannya.
Ketiga, community parenting yaitu kegiatan untuk menangani anak-anak TKI atau anak-anak buruh migran yang diasuh bersama bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu pusat belajar-mengajar. Dalam konteks ini orang tua dan pasangan yang tinggal di rumah diberikan pelatihan tentang bagaimana membesarkan atau merawat anak secara baik agar mereka ini bisa terus bersekolah mengembangkan kreatifitasnya sesuai dengan masa kanak-kanak mereka.
Pilar keempat yaitu, koperasi usaha untuk penguatan usaha produktif untuk jangka panjang Koperasi usaha produktif ini tentunya juga bisa menjadi inisiatif bersama dari masyarakat yang akan didukung oleh pemerintah. Program Desmigratif telah diuji coba pada 2 desa (Desa Kuripan, Wonosobo dan Desa Kenanga, Indramayu) sejak akhir tahun 2016. Desmigratif sendiri diluncurkan secara resmi pada tanggal 11 September 2017 di Jakarta oleh Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri.
Mau tahu seperti apa perkembangan Desmigratif hingga saat ini? Yuk, simak dengan seksama video ini. Selamat menikmati..