Selasa, 27 Oktober 2015 15:07 WIB 0 Komentar 261 Dilihat

PP untuk Melindungi Pekerja

HAIYANI RUMONDANG

DIRJEN PEMBINAAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN JAMINAN SOSIAL KEMENAKER

PP untuk Melindungi Pekerja



Apa tujuan pengesahan PP No 78 Tahun 2015 ini?



Sifatnya untuk melindungi pekerja, yakni agar tak terjadi kesewenang-wenangan dalam penetapan upah minimum. Sebab, selama ini dalam praktik di lapangan, terkadang ada perusahaan yang nakal, upah minimum kota atau provinsi mereka bayarkan di bawah standar.



Selain itu, PP bertujuan sebagai acuan dasar bagi perumusan (JMP 2016 di tiap kota/provinsi karena selama ini belum ada acuan jelas saat me-rumuskan besaran upah. Malah, unsur penetapannya lebih kental dengan unsur politis. Kita harap PP ini sebagai solusi. Jadi, ketika merumuskan upah minimum, acuan jelas dan terukur.



Bagaimana gambaran singkat isi PP yang ada?



Isinya tentang pengupahan untuk pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sedangkan, upah bagi pekerja/buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih dirundingkan secara bipartit antara pekerja dan peng-usaha di perusahaan yang bersangkutan berdasarkan struktur dan skala upah.



Selain itu, kita pastikan upah pekerja/buruh naik setiap tahun. Fungsi upah minimum sebagai jaring pengaman (safety net). Dengan demikian, bagi yang telah bekerja lebih dari setahun, diterapkan berdasarkan struktur dan skala upah yang dirundingkan di perusahaan masing-masing.



Formula pengupahan dalam PP baru ini menggunakan angka inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional sebagai variabel utama dalamperhitungan kenaikan upah minimum.



Kapan PP mulai bisa diterapkan?



Saat pembahasan upah minimum provinsi (UMP) 2016, yakni pada 1 November 2015.



Apa keuntungan dari pembuatan PP ini bagi pengusaha.



Penerapan formula ini sangat penting untuk memprediksi cost suatu bisnis. Agar nantinya para pengusahabisa merencanakan biaya-biaya perusahaannya dalam waktu tertentu, jadinya segala sesuatu akan serba terukur. Jelas hal tersebut baik bagi keberjalanan.