BLK Lotim Seleksi 50 Peserta PBK Tahap II

Selasa, 26 Maret 2019 16:39 WIB 0 Komentar 69 Dilihat

BLK Lotim  Seleksi 50 Peserta PBK Tahap II



Lotim--Sebanyak 50 Orang calon peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) BLK Lombok Timur mengikuti Seleksi yang digelar di Aula Antara FG BLK Lotim, NTB, Selasa (26/3/2019). Direncanakan peserta akan memasuki asrama rencannya 2 April pekan depan.


Kepala Seksi penyelenggaraan dan pemberdayaan BLK Lombok Timur Khairul Ziyad saat menyampaikan arahannya dihadapan puluhan peserta mengatakan, para calon Peserta PBK agar sungguh sungguh mengikuti Pelatihan di BLK apabila sudah diterima secara resmi dan lulus dalam seleksi ini agar dapat mengikuti aturan yang berlaku di Balai Latihan ini.


Khairul menambahkan dalam proses rekrutmen ini tidak semudah itu para calon peserta bisa diterima. Dibutuhkan attitude, knowledge dan disiplin, karena ketika nantinya di dunia Industri para peserta akan menerapkan pembelajaran yang didapatkan selama pelatihan ini, mulai disiplin waktu dan etos kerja yang professional.


“Selain menginap, ppeserta ditanggung makan , minum dan tidur diasrama secara gratis dan diberikan peralatan praktik sperti baju praktik dan  baju seragam serta alat tulis, “ ujarnya.

Adapun Program pelatihan yang di buka saat ini di BLK Kejuruan pariwisata perhotelan yang meliputi kejuruan Front Office, Pasitery, Cook, Waiter, dan Housekeeping, sedangkan bagi yang Hoby Jalan jalan, traveling jurusan khusu pariwisata juga dibuka seperti Tour leader atau yang dikenal Tour Guide. “Masing-masing Jurusan pelatihannya ada yang 1 bulan. Bahkan sampai 3 bulan sesuai jurusan yang diambil, “  kata Khairul.


Usai mengikuti Pelatihan di BLK ini Para peserta di wajibkan mengikuti On the Job training di dunia Industri yang ada seperti Hotel hotel yang ada di Provinsi NTB. Terlebih kawasan Kuta Mandalika pada Tahun 2020 mendatang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK )  yang akan menyerap tenaga Ribuan Orang di Industri Pariwisata seperti perhotelan ini.


“Diharapkan peserta pelatihan ini menjadi kesempatan untuk mulai menyiapkan skillnya saat ini, agar ketika beroperasinya Kawasan KEK ini para siswa dapat terserap sesuai kemampuan yang dimiliki, “ katanya.