Sebanyak 40 Peserta Ikuti “Pemagangan Dalam Negeri” di Sukabumi

Kamis, 04 Juli 2019 08:59 WIB 0 Komentar 34 Dilihat

Sebanyak 40 Peserta Ikuti “Pemagangan Dalam Negeri” di Sukabumi



Sukabumi-Dalam upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas sesuai kejuruan yang dimiliki dan berorientasi penyerapan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan industri, sebanyak 40 orang peserta mengikuti empat paket program pemagangan dalam negeri selama lima bulan di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.


Ke-40 orang peserta akan mengikuti pemagangan di empat perusahaan yakni PT Sarandi Karta Nugraha (kejuruan Las Industri); PT Kahatur Berkah Mandiri (operator mesin industri); dan kejuruan menjahit garmen di PT Muara Tunggal dan PT L& B sejak 2 Juli hingga 30 November 2019 nanti.


Kadisnakertrans Jabar M. Ade Afriandi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi, Agus Ernawan, berpendapat pemagangan dalam negeri cukup efektif menangani masalah ketenagakerjaan. Sebab perusahaan dapat menilai secara langsung sikap, perilaku dan ketrampilan yang dimiliki pesert pemagangan untuk dinilai sebagai karyawan di perusahaan tempat peserta melakukan pemagangan.


"Keterlibatan pihak perusahaan dalam pemagangan merupakan komitmen perusahaan di Jabar dalam membantu menangani permasalahan ketenagakerjaan di Jabar. Di sisi lain, pemagangan ini akan melahirkan tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan perusahaan sebagaimana dideklarasikan Presiden Joko Widodo di Karawang, Menuju Indonesia Kompeten",  kata Agus Ernawan di Cisaat, Sukabumi, Jabar, Kamis (4/7/2019).


Ade berharap setelah setelah berakhir masa pemagangan ini, ke-40 peserta dapat diterima sebagai karyawan di perusahaan tersebut. Sedangkan bagi yang belum memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan ini, adanya bukti sertifikat pemagangan, diharapkan bisa membantu untuk bekerja ke perusahaan lainnya. "Karena sudah memiliki bekal ketrampilan dari pelatihan kerja/pemagangan ini.


Ade Afriandi menjelaskan selama masa pelatihan peserta diberikan teori dan workshop laboratory selama 160 jam pelajaran atau setara satu bulan serta praktek kerja 640 jam/setara empat bulan. Pelatihan berbasis kompetensi ini perlu dikembangkan karena menerapkan model pelatihan “three in one” yang sedang digalakkan di lingkungan Disnaker yakni meliputi melatih, sertifikasi/uji kompetensi dan peenempatan dengan pola magang.


"Ikuti sungguh-sungguh pemagangan ini dari awal sampai akhir. Jika ragu sebaiknya sejak awal mengundurkan diri untuk tidak mengikuti pelatihan, " kata Ade kepada peserta magang.


Hadir dalam acara tersebut Kepala Disnakertran kab Sukabumi diwakili oleh pimpinan perusahaan PT Kahatur  Berkah Mandiri, H Yana Suryana dan Hardiman selaku pimpinan/HRD PT Sarandi Karya Nugraha.