Selasa, 12 Desember 2017 13:40 WIB 0 Komentar 475 Dilihat
Ribuan Pekerja Perempuan Jawa Tengah Sudah Tes IVA

Ribuan Pekerja Perempuan Jawa Tengah Sudah Tes IVA

Semarang -- Istri Menteri Ketenagakerjaan Marifah Hanif Dhakiri mengatakan kepedulian pekerja perempuan untuk melakukan tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) sudah semakin baik. Tes IVA merupakan tes yang bertujuan untuk mendeteksi dini kanker serviks.


"Pada tahun 2017 sudah 15.000 pekerja perempuan di Jawa Tengah sudah melakukan tes IVA. Ini adalah hal yang baik dan saya harap jumlahnya terus meningkat ditahun mendatang," kata Marifah saat menghadiri acara Program Aksi Pemeriksaan IVA di PT. Sai Apparel Industries, pada Selasa (12/12) di Semarang.


Dijelaskan oleh Marifah, tes IVA yang dilakukan di PT. Sai Apparel merupakan tahapan lanjutan dari tes yang pernah dilakukan sebelumnya.


"Sebelumnya sudah dilakukan tes IVA pada bulan Agustus. Waktu itu yang ikut tes sebanyak 2.304 pekerja perempuan, dan pada tahap kedua ini sebanyak 196 pekerja perempuan," papar istri Menaker Hanif.


Saat ini, imbuh Marifah, sebanyak 115.000 pekerja perempuan di Indonesia sudah peduli mengenai kesehatan produksi. 


Dijelaskan Marifah, untuk melakukan tes IVA diperlukan motivasi dan keberanian yang kuat. " Pas dites rasanya nggak genah, tapi lega setelahnya, oleh karenanya saya acungkan jempol untuk yang berani tes" ujarnya.


Marifah menegaskan, kesehatan sangat penting bagi setiap pekerja. "Jika pekerjanya sehat, maka produktivitasnya akan meningkat. Apalagi bagi pekerja perempuan yang sudah menikah, jika ibunya sakit maka suami dan anak-anaknya akan kebingungan karena pekerjaan rumah menjadi tidak terurus," tukas Marifah.


Oleh karena itu, lanjutnya, menjaga kesehatan itu sangat penting. Salah satu caranya adalah dengan tes IVA dan rajin berolahraga.


"Ibunya rutin tes IVA dan bapaknya rajin menjaga kebersihan dan kesehatan, sehingga sama-sama sehat," ujarnya.


Presiden Direktur PT. Sai Apparel Vikash Kumar Dugar menjelaskan, saat ini pihaknya memiliki 10 ribu karyawan dan 95 persennya adalah perempuan.


"Saya mengucakan terimakasih kepada Kemnaker yang sudah peduli dan membantu pekerja kami untuk melakukan tes IVA. Saya harap hasilnya negatif semua," kata Vikash.


Untuk diketahui, tes IVA bagi pekerja perempuan ini terlaksana atas kerjasama Kementerian Ketenagakerjaan dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).