Rabu, 17 Februari 2016 16:06 WIB 0 Komentar 367 Dilihat
Kemnaker Sambut Baik Tawaran Kerjasama LPSK

Kemnaker Sambut Baik Tawaran Kerjasama LPSK

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyambut hangat tawaran kerja sama dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam rangka mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi saksi dan korban tindak pidana di Indonesia. Hal itu merespons permintaan yang disampaikan Ketua LPSK, terkait pemenuhan hak saksi dan korban kejahatan luar biasa sebagai amanat undang-undang, khususnya bantuan rehabilitasi psikososial.



Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri, pihaknya memiliki beberapa program yang bisa dimanfaatkan LPSK dalam rehabilitasi psikososial bagi saksi dan atau korban kejahatan. Program dimaksud antara lain mempersiapkan tenaga kerja untuk memasuki pasar kerja dan pemberian pelatihan bagi mereka yang ingin berwirausaha. “Hanya dalam program itu, tidak ada lagi embel-embel saksi atau korban. Semua jadi satu,” ujar Menaker di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (16/1/2016).



Menaker menambahkan, bagi yang ingin memasuki pasar kerja, sebelumnya diberikan pelatihan yang bertujuan memfasilitasi kemampuan mereka yang disesuaikan dengan pasar kerja. Setelah dianggap layak, mereka lantas disalurkan ke pasar kerja, baik yang berada di dalam maupun luar negeri. Selain itu, tersedia juga pola wirausaha, dimana pihaknya memberikan pelatihan, inkubasi bisnis dan pendampingan bagi yang mau berwirausaha. 


Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai menambahkan, khusus Kementerian Ketenagakerjaan LPSK berharap terjadi sinergitas program dalam pelaksanaan rehabilitasi psikososial. Sinergi dimaksud bisa berbentuk pemberian pelatihan ketenagakerjaan maupun penyaluran kerja bagi saksi dan atau korban kejahatan. 


“Koordinasi dengan kementerian menjadi sangat penting. LPSK tidak bisa sendiri dalam psikososial. Jika peran ini diambil alih sendiri oleh LPSK, akan terjadi tumpang tindih. Karena itulah, kita berharap terjadi sinergitas antara LPSK dan kementerian,” ujarnya.

Lihat Berita Yang Lain

Penguji K3 dan Pengawas Ketenagakerjaan Tingkatkan Sinergi Cegah Kecelakaan Kerja

22 Maret 2018 1

Pengawas ketenagakerjaan dan penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di balai-balai K3 terus meningkatkan sinergi untuk menekan jumlah kasus kecelakaan kerja yang menjadi perhatian serius [...]

Kriterian Perusahaan Yang Wajib Menerapkan SMK3

11 Januari 2018 1

Sebagaimana diketahui, negara menjamin kepada setiap pekerja atas hak untuk mendapatkan perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini ditegaskan dalam Pasal 86 ayat (1) huruf a [...]

Menaker Resmikan Unit Reaksi Cepat Pengawas Ketenagakerjaan

30 November 2017 0

Jakarta--- Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri meresmikan Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan di tingkat pusat dan daerah di kantor Kemnaker Jakarta, Kamis (30/11/2017).. Hal ini [...]