Jumat, 20 Maret 2015 16:08 WIB 0 Komentar 363 Dilihat
Upaya Penyelesaian Kasus TKI Ai Mariyati dan PHK Massal TKI di Malaysia

Upaya Penyelesaian Kasus TKI Ai Mariyati dan PHK Massal TKI di Malaysia

Pada tanggal 10 Maret 2015, Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja mengadakan rapat mengenai penyelesaian kasus TKI dari Malaysia atas nama Ai Mariyati (AN 571184) serta PHK massal TKI di Malaysia.

Berkaitan dengan kasus TKI a.n. Ai Mariyati, PPTKIS PT. Duta Fajar Barutama menjelaskan bahwa TKI berangkat ke Malaysia sudah sesuai dengan prosedur dan PPTKIS juga telah memfasilitasi pemulangan sampai ke daerah asal TKI. Lebih lanjut, untuk proses pencairan, PPTKIS telah mengajukan permohonan klaim kepada Konsorsium Proteksi TKI pada tanggal 23 November 2013. Namun, menanggapi klaim yang diajukan tersebut, pihak Konsorsium Proteksi TKI memberikan keterangan bahwa Ai Mariyati bukan merupakan nasabahnya melainkan nasabah dari Konsorsium Asuransi Proteksi yang merupakan asuransi lama. Dari hasil keterangan tersebut, akhirnya diputuskan untuk memanggil Konsorsium Asuransi Proteksi dan pihak broker, yaitu PT. Paladin Internasional. 

Konsorsium Proteksi TKI selanjutnya menjelaskan bahwa 873 TKI (termasuk TKI dari Jawa Barat) yang terkena PHK di Malaysia merupakan nasabah Konsorsium Proteksi TKI. Dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut, telah diadakan rapat yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat namun tidak tercapai kesepakatan dikarenakan pihak kuasa hukum PPTKIS menolak tali asih sebesar Rp 1.500.000,00. Pihak konsorsium juga keberatan membayar karena tidak ada TKI-nya saat rapat berlangsung. Menanggapi hal ini, pimpinan rapat yang diadakan oleh Direktorat PTKLN mengingatkan kepada pihak yang bersengketa agar tidak ada praktek-praktek penyelesaian permasalahan TKI tersebut di luar dari yang sudah difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan mengakibatkan kerugian bagi TKI. Pimpinan rapat pun menganjurkan kepada kuasa hukum untuk melengkapi berkas-berkas surat kuasa dari TKI dan memberikannya kepada pihak Konsorsium Proteksi TKI. (NN)

Lihat Berita Yang Lain

Selain Lindungi TKI, Program Desmigratif Juga Berikan Manfaat Kepada Anaknya

13 Februari 2018 0

Untuk itu, program Desa Migran Produktif (Desmigratif) diharapkan mampu menanggulangi dinamika sosial tersebut bagi keluarga PMI. Melalui salah satu kegiatan utama Desmigratif, yakni community [...]

Warga Brebes Sambut Hangat Program Desmigratif

27 Oktober 2017 0

Brebes - Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) yang dicanangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) disambut hangat oleh Warga Desa Kertaharja, Brebes. Selain mampu meningkatkan [...]