Kamis, 26 Juli 2018 10:57 WIB 0 Komentar 194 Dilihat
KBRI Yordania Pulangkan 6 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah

KBRI Yordania Pulangkan 6 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman Yordania mendampingi pemulangan (6) enam orang pekerja migran Indonesia bermasalah (PMIB) dari Amman Yordania, setelah disepakati penyelesaian permasalahannya pada Selasa, 24 Juli 2018.

Dalam pemulangan ini, empat PMI di antaranya berasal dari majikan yang sudah tinggal antara 5-17 tahun dan belum pernah pulang, dan berpindah-pindah dari satu majikan ke majikan yang lain. Dua diantaranya PMI luaran yang telah lama kabur dari Majikan, hingga akhirnya ditemukan oleh KBRI Amman menderita sakit yang cukup berat dan harus dibantu kepulangannya untuk perawatan lebih lanjut.

Dubes RI untuk Kerajaan Yordania merangkap Palestina, Andy Rachmianto menyampaikan bahwa pemulangan ini juga sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada pekerja migran.

“Mbak-mbak sepulangnya ke Indonesia, sebaiknya dipikirkan dalam-dalam bila ingin kembali lagi bekerja dengan profesi yang sama di luar negeri lagi, karena lapangan kerja di Indonesia juga semakin membaik,” kata  Dubes Andy didampingi Atase Tenaga Kerja KBRI Yordania, Suseno Hadi pada Kamis (26/7) waktu setempat.

Dubes Andy juga berpesan agar para PMI dapat memanfaatkan uang gaji dan  hasil penyelesaian permasalahan dapat digunakan untuk modal usaha di kampung halaman masing-masing.

 “Kita harapkan jangan kembali lagi bekerja ke luar negeri. Gunakan uang yang sudah diperoleh dengan sebaik-baiknya  untuk modal usaha dan berwirausaha.  Jangan mudah dihasut oleh orang-orang  atau pihak-pihak  lain yang tidak bertanggung jawab,” kata Dubes Andy.

Sebagai bentuk kehadiran negara dalam pelayanan WNI/BHI, KBRI Amman selain melakukan upaya mediasi kasus dan pendampingan kepulangan, juga melakukan kunjungan penjara kasus-kasus kriminal maupun kasus-kasus pelanggaran imigrasi secara rutin.

Disampaikan pula pada pers, bahwa dalam tahun 2018 hingga bulan juli ini keseluruhan yang sudah di repatriasi sebanyak 81 orang. Dengan total remitansi dari Jan - Juli 2018 sebesar Rp. 1,944,061,089.

Dengan pemulangan ini, jumlah TKI yang masih menunggu prosesnya di Shelter Griya Singgah KBRI Amman berjumlah 15 orang. Meski begitu, diperkirakan jumlah ini tidak stabil dari waktu ke waktu.

“Diperkirakan (jumlah) ini dapat bertambah, namun, sebagai bentuk upaya pemerintah hadir dalam perlindungan WNI/PMI, KBRI Amman akan terus memperjuangkan hak-hak dan melindungi WNI/PMI yang masih ada di Yordania,” kata Dubes Andy.

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Indonesia–Taiwan Teken MoU Peningkatan Perlindungan Pekerja Migran

14 November 2018 0

Taipei – Pemerintah Indonesia melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (IETO) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Jakarta [...]

Mau Jadi Pekerja Migran? Ingat 4S

24 Desember 2018 0

Ponorogo - Pemerintah terus berupaya meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran. Berbagai instrumen perlindungan pun telah dibangun. Untuk itu, bagi masyarakat yang ingin menjadi pekerja migran [...]

Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran, Kemnaker Luncurkan Aplikasi SIPMI

27 Desember 2018 0

Jakarta—Untuk  meningkatkan pelayanan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kementerian Ketenagakerjaan  meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pekerja Migran Indonesia [...]