Rabu, 24 Februari 2016 14:10 WIB 0 Komentar 549 Dilihat
Ditjen Binapenta Akan Maksimalkan Pelayanan TKI Melalui Sistem Online

Ditjen Binapenta Akan Maksimalkan Pelayanan TKI Melalui Sistem Online

Dalam rangka memaksimalkan pelayanan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang hendak bekerja ke luar negeri, Direktorat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan menggagas sistem pelyanan TKI secara online agar TKI yang akan bekerja keluar negeri menjadi subjek dari proses migrasinya sendiri.

 

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan Hery Sudarmanto dalam audiensi dengan Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi di Kantor Kemnaker, Jakarta, Senin (22/2/2016).

 

“Informasi kepada masyarakat harus jelas. Selama ini masyarakat banyak memperoleh informasi melalui calo. Sekarang masyarakat bisa memilih sendiri karena pemerintah telah menyediakan layanan informasi online,” ujar Dirjen Binapenta dan PKK.

 

Menurutnya, negara harus hadir untuk memberikan pelayanan dan sistem informasi yang mudah, murah, cepat, aman, transparan dan berkualitas. Dirjen Binapenta dan PKK bertekad untuk memaksimalkan perlindungan terhadap TKI agar eksploitasi, pembohongan dan pembodohan TKI tidak terjadi lagi.

 

“Jangan sampai TKI berangkat tidak punya apa-apa, pulang juga tidak punya apa-apa,” pungkas Hery.

Lihat Berita Yang Lain

Sssttt... Sekarang Ada Aplikasi 'TKI Keren' di Play Store

24 Februari 2016 1

Dalam rangka mempermudah akses pelayanan informasi bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja ke luar negeri, Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan [...]

Tak Ada TKI Jadi Korban Gempa Di Taiwan

17 Februari 2016 0

Pasca gempa bumi yang menguncang negara Taiwan dengan kekuatan 6,4 pada Skala Richter Sabtu (6/2) dini hari lalu. Sejak itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berkoordinasi dengan Atase [...]

Jangan Jadikan TKI Komuditas

17 Februari 2016 0

Akhir-akhir ini, kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menjadi perhatian publik karena banyak mengorbankan tenaga kerja Indoneia (TKI). Mereka diiming-imingi gaji tinggi dan banyak [...]