Kamis, 05 Januari 2017 14:06 WIB 0 Komentar 575 Dilihat
Pemerintah Targetkan Tak  Kirim TKI Sektor Domestic Worker Lagi ke Luar Negeri

Pemerintah Targetkan Tak Kirim TKI Sektor Domestic Worker Lagi ke Luar Negeri

Pemerintah Indonesia menargetkan untuk tidak lagi mengirim tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di tahun 2017 ini. Penempatan TKI di luar negeri akan lebih berorientasi pada keterampilan sehingga kualitasnya akan terus mengalami penignkatan. 


Menurut Menaker, selama ini tenaga kerja yang bekerja di sektor domestik mengerjakan semua jenis pekerjaan, mulai dari membersihkan rumah, memasak sampai memijat majikan. Namun, mereka mendapatkan upah hanya untuk satu jenis pekerjaan. Hal ini selain menambah beban kerja merek juga membuat pengupahan menjadi tidak kompetitif. "Kita tidak mau TKI kita bekerja multitasking," kata Menaker, di Istana Bogor, seperti dilansir Republika, Rabu (4/1). 


Menaker Hanif menginginkan agar tenaga kerja di sektor informal ditempatkan berdasarkan kualifikasi jabatan. Misalnya, sebagai penjaga bayi (baby sitter), juru masak, supir keluarga, pengurus lansia, atau pengurus rumah tangga (housekeeper). Mereka diupah sesuai dengan jabatan yang dikerjakan, tidak mengerjakan seluruh pekerjaan sekaligus. 


Ia menambahkan, penempatan tenaga kerja berbasis keterampilan tersebut juga akan berpengaruh pada pemberian training sebelum mereka ditempatkan di negara tujuan. Misalnya, jika ia akan bekerja sebagai baby sitter, maka yang bersangkutan hanya akan mendapatkan pelatihan menjaga dan merawat bayi. Dengan demikian input yang diberikan pemerintah pada SDM juga menjadi lebih jelas.&n

Lihat Berita Yang Lain

Kemnaker Sanksi PPTKIS Yang Melanggar Aturan

13 Januari 2017 1

Selain mencabut izin terhadap 45 PPTKIS, Kemnaker juga memberikan skorsing selama 3 bulan kepada 199 PPTKIS. Skorsing diberikan kepada PPTKIS yang ketahuan tidak mendaftarkan TKI yang dikirim ke [...]

Menaker Resmikan Kuripan Sebagai Desmigratif

30 Desember 2016 0

Wonosobo – Desa Kuripan adalah salah satu desa percontohan bagi program Desa Migran Produktif (Desmigratif) yang digalakkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) [...]

Menaker Hanif: Program Desmigratif Melengkapi Perlindungan TKI

21 Desember 2016 0

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri berharap melalui program desmigratif (desa migran produktif), desa yang banyak menyumbang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bekerja di luar negeri dapat [...]