Kamis, 27 Oktober 2016 15:18 WIB 0 Komentar 205 Dilihat
Pelatihan Digital Untuk Perempuan Purna TKI Sukabumi

Pelatihan Digital Untuk Perempuan Purna TKI Sukabumi

Sukabumi – Pemerintah terus mendorong untuk memberdayakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang purna bekerja di negara penempatan, khususnya bagi TKI perempuan. Kali ini, Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) bekerjasama dengan Indosat Ooredoo dan Universitas Padjadjaran telah menyiapkan sebuah program edukasi literasi digital bagi para perempuan purna TKI di Wilayah Sukabumi.

Pelatihan yang diberikan juga berupa dasar-dasar pengenalan komputer dan sistem informasi, proses pencarian informasi dan berkomunikasi melalui internet dan email, pengelolaan keuangan dengan spreadsheet, pembuatan presentasi dengan aplikasi presentasi multimedia, pengenalan e-commerce, hingga panduan keamanan internet. Indosat Ooredoo juga akan memberikan pengenalan tentang sistem Dompetku untuk mempermudah transaksi pembayaran serta pengenalan platform e-commerce Cipika.

Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi menunjukkan, sebagian besar dari purna TKI memang memilih berwirausaha untuk bertahan hidup pasca pensiun sebagai TKI. Akan tetapi, di saat yang sama, mereka juga harus dapat bertahan ditengah laju era digital yang serba cepat.

Melalui program ini, diharapkan para perempuan purna TKI memiliki akses ke dunia digital. Sehingga, mampu mendukung kehidupan sehari-hari mereka dalam melakukan proses pencarian informasi, berkomunikasi, atau pun kegiatan lainnya dengan mudah dan efisien. Tidak hanya itu, Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Ripy Mangkoesoebroto menuturkan, melalui program ini Indosat Ooredoo akan memberikan bekal keterampilan dan kemampuan bagi purna TKI dalam berwirausaha di era digital, menciptakan lapangan kerja dan menjadi mandiri.

“Ke depannya, program ini diharapkan juga dapat direplikasi dan diperluas jangkauannya ke masyarakat sehingga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi pada peningkatan statistik pemanfaatan akses internet, terutama untuk perempuan,” ujar Ripy dalam Pembukaan Program Pemberdayaan Perempuan Purna TKI di Sukabumi, Kamis (27/10/2016).

Lihat Berita Yang Lain

Moratorium Tidak Dicabut, Sistem Baru WNI Bekerja di Saudi Disepakati

17 Oktober 2017 3

Disamping itu, juga disepakati bahwa fungsi ketenagakerjaan pada perwakilan RI di Saudi memiliki kewenangan untuk melakukan penanganan langsung terhadap ekspatriat RI yang mengalami masalah di Saudi.

Akhirnya Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPMI Dibawa ke Paripurna

13 Oktober 2017 0

Kesepakatan tersebut tercapai pada pengambilan keputusan tingkat I, dalam rapat gabungan antara Komisi IX DPR dengan pemerintah di gedung DPR Jakarta, Kamis (12/10/2017) malam.

Menaker Hanif Ingatkan Atase Ketenagakerjaan Jangan Hanya Berkutat Masalah TKI

18 September 2017 0

Sebagai perwakilan Kemnaker Indonesia di luar negeri, Atnaker juga terkait dengan persoalan ketenagakerjaan secara umum, seperti informasi pasar kerja (labour market information), pelatihan vokasi [...]