Kamis, 27 Oktober 2016 15:18 WIB 0 Komentar 161 Dilihat
Pelatihan Digital Untuk Perempuan Purna TKI Sukabumi

Pelatihan Digital Untuk Perempuan Purna TKI Sukabumi

Sukabumi – Pemerintah terus mendorong untuk memberdayakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang purna bekerja di negara penempatan, khususnya bagi TKI perempuan. Kali ini, Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) bekerjasama dengan Indosat Ooredoo dan Universitas Padjadjaran telah menyiapkan sebuah program edukasi literasi digital bagi para perempuan purna TKI di Wilayah Sukabumi.

Pelatihan yang diberikan juga berupa dasar-dasar pengenalan komputer dan sistem informasi, proses pencarian informasi dan berkomunikasi melalui internet dan email, pengelolaan keuangan dengan spreadsheet, pembuatan presentasi dengan aplikasi presentasi multimedia, pengenalan e-commerce, hingga panduan keamanan internet. Indosat Ooredoo juga akan memberikan pengenalan tentang sistem Dompetku untuk mempermudah transaksi pembayaran serta pengenalan platform e-commerce Cipika.

Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi menunjukkan, sebagian besar dari purna TKI memang memilih berwirausaha untuk bertahan hidup pasca pensiun sebagai TKI. Akan tetapi, di saat yang sama, mereka juga harus dapat bertahan ditengah laju era digital yang serba cepat.

Melalui program ini, diharapkan para perempuan purna TKI memiliki akses ke dunia digital. Sehingga, mampu mendukung kehidupan sehari-hari mereka dalam melakukan proses pencarian informasi, berkomunikasi, atau pun kegiatan lainnya dengan mudah dan efisien. Tidak hanya itu, Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Ripy Mangkoesoebroto menuturkan, melalui program ini Indosat Ooredoo akan memberikan bekal keterampilan dan kemampuan bagi purna TKI dalam berwirausaha di era digital, menciptakan lapangan kerja dan menjadi mandiri.

“Ke depannya, program ini diharapkan juga dapat direplikasi dan diperluas jangkauannya ke masyarakat sehingga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi pada peningkatan statistik pemanfaatan akses internet, terutama untuk perempuan,” ujar Ripy dalam Pembukaan Program Pemberdayaan Perempuan Purna TKI di Sukabumi, Kamis (27/10/2016).

Lihat Berita Yang Lain

KJRI Hong Kong Berlakukan Kode Etik Penempatan TKI

17 Februari 2017 0

Kode etik tersebut merupakan pedoman teknis dalam tata laksana penempatan TKI di Hong Kong secara adil. Adapun penyusunan kode etik sudah didasarkan pada aturan yang berlaku di Indonesia dan Hong [...]

Kepada Masyarakat Yang Ingin Kerja Ke Luar Negeri, Menaker: Jangan Berangkat Sebelum Siap

29 Januari 2017 0

Bekerja adalah hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) dalam rangka mencapai kehidupan yang layak dan sejahtera, baik bekerja di dalam negeri maupun luar negeri. Namun begitu, masyarakat harus [...]

Menjadi TKI Di Luar Negeri Sesuai Prosedur Adalah Bentuk Perlindungan

26 Januari 2017 0

Selain itu, Kemnaker juga terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, baik dalam hal tata pelaksanaan penempatan, pengawasan, maupun penanganan ketika terjadi kasus yang menimpa TKI di luar [...]