Selasa, 09 Oktober 2018 20:06 WIB 0 Komentar 1924 Dilihat
Menteri Hanif Terharu Ketika Kunjungi Desa Kantong TKI di NTT

Menteri Hanif Terharu Ketika Kunjungi Desa Kantong TKI di NTT

Maumere- Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri terharu hingga meneteskan air mata ketika memberi sambutan pada masyarakat di desa kantong pekerja migran/ TKI di Nusa Tenggara Timur. Pasalnya, Menaker Hanif teringat akan masa kecilnya ketika ibunya pergi ke Saudi Arabia.

 
“Saya ini anak TKI asli. Ibu saya 6 tahun di Saudi Arabia. Namanya TKI, ada yang sukses, ada yang biasa saja. Alhamdulillah ibu saya dalam keadaan yang baik,” kata Menaker Hanif di depan puluhan warga Desa Done, Nusa Tenggara Timur, pada hari Selasa (9/10/2018).

 
Menaker Hanif mengaku senang berkumpul dengan keluarga TKI karena  ingin selalu memberi semangat sehingga kehidupannya menjadi lebih baik. Di masa depan keluarga TKI jangan sampai lagi melahirkan TKI.

 
“TKI harus melahirkan doktor, TKI harus melahirkan insinyur, TKI harus melahirkan camat, TKI harus melahirkan bupati, TKI harus melahirkan menteri. Bahkan mungkin saja TKI melahirkan presiden bagi Republik Indonesia,” tegas Hanif.

 
Menaker memberi semangat untuk selalu yakin dan bekerja keras. Tidak menyerah pada keadaan, selalu tingkatkan keahlian dan kompetensi.

 
“Kalau bekerja ke luar negeri, bapak ibu sekalian, ada tiga hal yang harus disiapkan. Siap mental, siap skill (keahlian) dan siap bahasa,” terang Menaker.

 
Kalau misalnya tiga hal tersebut belum siap, Menaker menegaskan, mending jangan berangkat, di rumah saja. Karena ketiga hal tersebut merupakan salah satu bentuk perlindungan pekerja migran kita di luar negeri.

 
Pemerintah berupaya melalui program desa migran produktif (Desmigratif) dalam mengatasi kasus perdagangan manusia yang banyak terjadi di NTT.

 
“Ini program yang sederhana, tapi intinya bagaimana bisa memberikan pelayanan dan perlindungan sejak dari desa. Karena kalau perlindungannya dari desa, resiko juga bisa kita kurangi,” tambah Menaker.

 
Menutup sambutannya,Menaker  meminta dukungan dari seluruh instansi terkait serta warga desa untuk bisa menghidupkan program Desmigratif ini.


 
Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Pemerintah Indonesia Tingkatkan Penempatan Pekerja Migran Formal dan Profesional di Kuwait

13 Desember 2018 0

Jakarta – Untuk mempromosikan dan meningkatkan jumlah penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor formal dan profesional di negara Kuwait, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di [...]

Pemerintah Pulangkan TKI Asal Banyumas Yang Lumpuh Di Taiwan

29 November 2018 0

Shinta Danuar (26 tahun), pekerja migran asal Banyumas, Jawa Tengah akhirnya pulang kembali ke Indonesia. Pekerja migran yang mengalami sakit lumpuh permanen saat bekerja di Taiwan tersebut sampai di [...]

Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker Susun Simplikasi Aturan Turunan UU PPMI

28 November 2018 0

Sesuai amanat UU PPMI tersebut, Kemnaker diberikan memandat paling lambat 2 tahun untuk menuntaskan aturan turunannya sejak UU tersebut diundangkan.