Selasa, 03 April 2018 19:58 WIB 0 Komentar 3236 Dilihat
Kemnaker Pertimbangkan Tawaran Pelatihan Pekerja Migran Dari USAID

Kemnaker Pertimbangkan Tawaran Pelatihan Pekerja Migran Dari USAID

Jakarta—Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menyambut positif program-program kerjasama yang ditawarkan United States Agency for International Development (USAID) khususnya bagi para pekerja Migran Indonesia (PMI) menjelang keberangkatan keluar negeri. 
Tawaran kerjasama tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh tim Kemnaker dengan membuat rencana kerja dan pola metode pelatihan yang dibutuhkan.

 
Pernyataan tersebut dikemukakan Menaker Hanif saat menerima audiensi perwakilan USAID David Timbermain dan Ahsanul Minan ke kantor Kemnaker pada Selasa (3/4/2018). Menaker didampingi oleh  Direktur Jenderal Pengawasan Tenaga Kerja dan Keselamatan Kesehatan Kerja (Binwasnaker K3) Sugeng Priyanto dan Direktur  Penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Soes Hindarno.

 
“Pak Menteri menyambut baik tawaran itu. Ada dua tawaran pelatihan yakni melatih ketrampilan PMI termasuk pelatihan sebelum keberangkatan keluar negeri. Nanti akan difollow up kira-kira jenis pelatihan apa yang akan bisa dilaksanakan dalam waktu segera," ujar Dirjen Sugeng.

 
Dirjen Sugeng menambahkan  dalam pertemuan yang berlangsung 90 menit tersebut, USAID yang merupakan badan bantuan dari negara Amerika Serikat  menawarkan program pelatihan, bukan hanya ditujukan bagi pekerja migran tapi juga bantuan untuk meningkatkan manajemen organisasi dan individu. 

 
“Jadi kita ditawarkan mau pelatihan apa? Karena saya Dirjen pengawasan, saya menanyakan adakah program untuk pengawas tenaga kerja. Dia bilang mau kaji terlebih dulu," kata Dirjen Sugeng.

 
Menurut Dirjen Sugeng, selain tawaran ke Kemnaker, USAID juga telah melakukan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan beberapa Kementerian lain yang telah memperoleh pelatihan. 

 
“Nanti Pak Menteri akan mengkaji  tawaran-tawaran kerjasama dari USAID tadi dan akan ditindaklanjuti oleh eselon I," lanjut Dirjen Sugeng. 

 
Sementara David dari USAID usai pertemuan menegaskan dalam pertemuan dengan Menaker Hanif membahas peluang kerjasama yang akan diberikan USAID kepada jajaran Kemnaker. Tujuan pertemuan  ini adalah untuk mengidentifikasi wilayah konkrit yang bisa dilakukan kerjasama antara USAID dengan Kemnaker. 

 
“Tentunya kerjasama yang sesuai dengan kebutuhan kedua belah pihak, yakni seputar pengembangan sosial-ekonomi dan terkait dengan bidang ketenagakerjaan," kata David.

 
Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Menaker Dorong Peran Pemda Dalam Melindungi Pekerja Migran Indonesia

31 Juli 2018 0

Menaker M. Hanif Dhakiri mengatakan salah satu caranya mencegah dan mengurangi migrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural, yakni memperkuat program Desa Migran Produktif (Desmigratif) dan [...]

KBRI Yordania Dampingi Pemulangan 6 Pekerja Migran Bermasalah

26 Juli 2018 0

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman Yordania mendampingi pemulangan (6) enam orang pekerja migran Indonesia bermasalah (PMIB) dari Amman Yordania, setelah disepakati penyelesaian [...]

Temui Menaker Singapura, Dubes Ngurah Swajaya Bahas Perlindungan Pekerja Migran

10 Juli 2018 0

Mengingat potensi yg besar dalam bidang pariwisata dan ekonomi digital, Menteri Teo juga menyampaikan kesiapan mendukung kerjasama peningkatan SDM dan kerjasama antar lembaga pelatihan.