Selasa, 24 April 2018 15:22 WIB 0 Komentar 12142 Dilihat
Kemnaker Fasilitasi Bantuan Bagi Keluarga Almarhum M Zaini, TKI yang Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Kemnaker Fasilitasi Bantuan Bagi Keluarga Almarhum M Zaini, TKI yang Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Jakarta -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan bantuan bagi keluarga Almarhum (Alm) M. Zaini Misrin Arsyad, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang dieksekusi mati di Arab Saudi bulan lalu. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap PMI yang bekerja di luar negeri beserta keluarganya.



"Kami menjalankan instruksi Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi agar keluarga Alm M. Zaini dapat difasilitasi pekerjaan dan bisa mengikuti program pelatihan kerja untuk masa depannya," kata Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) KBRI Riyad, Sa'dullah, dalam keterangan Pers Biro Humas Kemnaker pada Selasa (24/4/2018).


 
Atase Sa'dullah mengatakan untuk membantu kehidupan keluarga Alm M. Zaini, pemerintah memberikan tawaran pekerjaan sesuai amanat suaminya. 
“Istri Almarhum yang bernama Naiman jika memungkinkan dapat pulang dan difasilitasi pekerjaan di sekitar Bangkalan, Madura, sesuai dengan amanat suaminya," kata Atase Sa'dullah. 

 
Tak hanya itu, Kemnaker juga memfasilitasi kedua anak laki-laki Almarhum untuk mengikuti program pelatihan kerja sesuai keahliannya di Balai-Balai Latihan Kerja milik Kemnaker. 


 
"Salah satu anaknya yaitu Saiful Thoriq mengikuti pelatihan teknisi AC di BBPLK Bekasi, sedangkan anaknya yang satu lagi yang bernama Mustofa mengikuti pelatihan mekanik otomotif di BBPLK Bandung," kata Atase Sa'dullah.


 
"Kedua anak Alm. M Zaini, Dijelaskan Atase Sa'dullah akan dilatih selama dua bulan dengan mendapatkan fasilitas berupa akomodasi dan transportasi sampai mendapatkan sertifikasi kerja. Selanjutnya akan kita bantu disalurkan ke perusahaan yang sesuai keahliannya tersebut agar menjadi karyawannya," kata Atase Sa'dullah. 


 
Atase Sa'dullah menceritakan keluarga Alm M Zaini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah yang telah peduli dan membantu kehidupan anak dan isteri Alm M Zaini.


 
"Saat ditemui kemarin malam, menurut pengakuannya, Saiful Thoriq merasa terhibur dan terobati dengan mengikuti pelatihan kerja sebagai teknisi AC. Kami menghibur dan mendampingi mereka agar tetap semangat menatap masa depan dengan penuh harapan, ceria, dan lebih baik,“ kata Atase Sa'dullah. 


 
Seperti diketahui, Alm. M Zaini dieksekusi mati pada Minggu 18 Maret 2018 pukul 11.30 waktu Saudi. PMI yang merupakan  warga Bangkalan, Madura, dituduh membunuh majikannya di Kota Mekkah pada 2004 dan kemudian pengadilan Arab Saudi telah menjatuhkan vonis hukuman mati pada tahun 2008.


 
Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Diluar Dugaan, ILO Apresiasi Program Desmigratif

08 Juni 2018 2

Setidaknya, ada dua hal yang menjadi perhatian  Ryder terkait Desmigratif. Yakni terkait layanan migrasi sejak di kampung halaman serta peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja migran melalui [...]

Kemnaker –APJATI Tandatangani MoU Soal Pekerja Migran

07 Mei 2018 0

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) tentang optimalisasi pelayanan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) [...]

#Viral : 13 Tahun Hilang, TKI Dastin Berhasil Ditemukan Di Yordania

19 April 2018 0

Tim Satgas KBRI Amman berhasil menemukan kembali  Pekerja Migran Indonesia (PMI)  yang bernama Dastin binti Tasja (30), warga Desa Juntikedokan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang telah [...]