Jumat, 27 Januari 2017 12:08 WIB 0 Komentar 187 Dilihat
Ini Manfaat Program Desmigratif

Ini Manfaat Program Desmigratif

Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) terbukti mampu memberdayakan masyarakat di desa-desa kantung tenaga kerja Indonesia (TKI) yang banyak mengadu nasib ke luar negeri. Namun, program ini tidak hanya memberdayakan TKI purna saja, tetapi pemberdayaan tersebut juga diperuntukkan bagi keluarga TKI. 

Dengan demikian masyarakat yang selama ini memiliki ketergantungan terhadap pekerjaan di luar negeri, memiliki bekal kemampuan dan modal untuk mengembangkan wirausaha di daerahnya.


Program desmigratif ini dirancang sekaligus untuk menekan jumlah TKI Non-Prosedural yang termasuk dalam kategori tindak pidana perdagangan manusia (human trafficking) yang kerap melibatkan masyarakat desa sebagai korbannya. “Melalui pusat layanan migrasi di desa kita percaya bahwa pencegahan TKI non-prosedural bisa di tekan karena selama ini calo-calo banyak beredar di desa dan calo-calo ini atau sponsor juga merekrut warga desa untuk kepentingan kerja di luar negeri,” kata Menteri Hanif.


Program ini memberikan manfaat ganda yakni perlindungan dan pemberdayaan TKI dan keluarganya merupakan sebuah bukti kongkrit kehadiran negara dalam setiap proses yang dilewati para TKI sejak pra hingga purna penempatan. Sebagaimana kita pahami bersama, bekerja di luar negeri merupakan hak dan pilihan setiap Warga Negara Indonesia (WNI).


Meski demikian, memastikan keamanan bekerja di luar negeri mengikuti prosedur sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku penting diimplementasikan oleh seluruh WNI yang ingin bekerja di luar negeri.

 
Dengan adanya Desmigratif, kepedulian dan pelayanan yang baik dalam proses perizinan bekerja ke luar negeri dari kepala desa akan mengeliminasi keberadaan calo yang merekrut TKI dengan berbagai cara untuk tujuan-tujuan yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut dilakukan agar semua yang terkait dengan migrasi ke luar negeri bisa berlangsung secara cepat, mudah, murah dan aman.


Selain itu, dengan adanya pemberdayaan masayrakat desa maka ketergantungan terhadap bekerja di luar negeri dapat ditekan. Oleh karenanya, dukungan semua pihak agar Desmigratif ini bisa berjalan secara maksimal untuk peningkatan kualitas migrasi pelayanan migrasi dan perlindungan migrasi.

Lihat Berita Yang Lain

Kemnaker Deteksi 2 Desa Kantung TKI Di Kabupaten Sikka-NTT

03 Maret 2017 0

Setelah melakukan identifikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur, Tim Desa Migran Produktif (Desmigratif) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menyimpulkan Desa Dobo di Kecamatan Mego dan Desa Done [...]

Tingkatkan Kualitas Lembaga Pelatihan Kerja, Kemnaker Gandeng Politeknik Singapura

02 Maret 2017 0

Jakarta-- Dalam rangka meningkatkan kualitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik pemerintah dan swasta, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerjasama teknik [...]

Izin Perusahaan Yang Memberangkatkan Rabitah Telah Dicabut

01 Maret 2017 0

JAKARTA- Izin operasi PT Falah Rima Hudaity Bersaudara, sebagai perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS), atau yang sebelumnya dikenal sebagai Perusahaan Jasa Tenaga [...]