Sabtu, 13 Oktober 2018 17:49 WIB 0 Komentar 1211 Dilihat
Tiga Strategi Kemnaker Kuatkan SDM Indonesia di Era Digital

Tiga Strategi Kemnaker Kuatkan SDM Indonesia di Era Digital

Jakarta -- Memasuki era ekonomi digital pemanfaatan dan penguasaan teknologi merupakan salah satu indikator kemajuan negara yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang kuat. Untuk memperkuat SDM Indonesia di era digital, Kementerian Ketenagakerjaan mengambil sejumlah langkah strategis. 

"Ada tiga hal yang perlu dilakukan penguatan terhadap SDM Indonesia di era digitalisasi ini yaitu penguatan kompetensi, penguatan dan konsisten terhadap nilai dan budaya bangsa, dan jangan pernah lelah mencintai Indonesia" kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam seminar  "Navigating Indonesia Program" yang  di Jakarta, Sabtu (12/10/2018).

Dalam sambutannya  yang dibacakan Plt. Irjen Kemnaker Estiarty Haryani , Menaker Hanif mengatakan peningkatan kompetensi SDM dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan. Orientasi program serta kurikulum pendidikan dan pelatihan vokasi harus diubah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sebagai entrepreneur society atau employee competent berbasis teknologi informasi.

"Lembaga-lembaga vokasi, harus adaptif terhadap perubahan dunia kerja dengan melakukan  perubahan  “lompatan-lompatan” kurikulum yang sesuai dengan kondisi saat ini," kata  Hanif. 

Strategi kedua adalah penguatan nilai-nilai yang bersumber dari ajaran agama dan keanekaragaman budaya yang merupakan identitas nasional atau kepribadian bangsa. Nilai tersebut harus menjadi dasar perilaku setiap individu dalam upaya membangun bangsa dan negara. 

"Perilaku yang bersumber dari nilai-nilai dan budaya harus tetap dikedepankan, karena jika tidak justru era digital akan membuat kemunduran pada diri manusia yang berbudi luhur," kata Hanif.

Strategi ketiga adalah menguatkan rasa cinta setiap warga negara kepada bangsa dan negaranya dengan segala aspek keberagaman di Indonesia. Sikap kecintaan terhadap Indonesia dapat dicerminkan melalui penggunaan bahasa dan tutur kata, penggunaan produk dalam negeri, dan lebih menonjolkan kepribadian bangsa Indonesia. 

"Saya yakin dengan ke-3 hal yang saya sebutkan diatas, akan menghantarkan SDM atau tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing (vompetitiveness) yang kuat dan menghantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat," pungkas Hanif. 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

BLK Lembang Ciptakan Aplikasi Smart Farming Bagi Petani

08 November 2018 1

Memasuki era revolusi industri 4.0 Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang membuat aplikasi Smart Farming untuk menjawab tantangan digitalisasi revolusi industri 4.0. Aplikasi bebasis android ini bisa [...]

3 Strategi Kemnaker Jawab Tantangan Industri 4.0

26 Oktober 2018 0

Menjawab tantangan dan mengoptimalkan peluang di era Industri 4.0, Kemnaker RI mengambil 3 langkah strategis. Tiga langkah tersebut dilakukan dengan cara meningkatkan link and match, masifikasi [...]

Sebanyak 9117 Pelamar CPNS Kemnaker Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi

24 Oktober 2018 24

Jakarta -- Berdasarkan hasil verifikasi dokumen secara online, sebanyak 9117 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah dinyatakan lulus seleksi [...]