Jumat, 10 November 2017 14:26 WIB 0 Komentar 1130 Dilihat
Program Pemagangan Beri Kesempatan Angkatan Kerja untuk Tingkatkan Kompetensi

Program Pemagangan Beri Kesempatan Angkatan Kerja untuk Tingkatkan Kompetensi

Menteri Ketenagakerjaan M.Hanif Dhakiri mengungkapkan tujuan utama pemagangan adalah meningkatkan kompetensi angakatan kerja dengan langsung menjalani proses pemagangan di dunia industri. Magang yang berorientasi pada suatu jabatan tertentu dan sesuai standar industri akan memberikan angkatan kerja keterampilan yang sesuai dengan dunia industri.

 

"Magang tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk mendapatkan keterampilan" ujar Menaker saat membuka acara Rapat Kerja Nasional I Asosiasi Penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) di Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).

 

Pada agenda bertajuk "Meningkatkan Profesionalisme dan Sinergitas Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri di Era Persaingan Kompetensi Global" ini, Menaker juga menegaskan pemagangan sebagai bagian dari sistem pelatihan nasional merupakan bagian dari sistem pendidian nasional. Karena dalam proses magang ada keahlian tertentu yang di ajarkan pada peserta untuk mendapatkan skill, alih teknologi, dan berbagai keterampilan.

 

"Jadi di era persaingan, ini menjadi alat pertahanannya adalah Kompetensi," katanya.

 

Saat ini, lanjut Menaker, angkatan kerja masih didominasi oleh masyarakat berpendidikan rendah. Diamana 60 persen dari total 131,5 juta angkatan kerja di Indonesia merupakan lulusan SD dan SMP.

 

"Pengangguran akan terjadi kalau diantara beberapa orang tidak memiliki kompetensi," tegas Menaker.

 

Hanif menambahkan, Pemerintah Indonesia terus meningkatkan akses dan mutu pelatihan kerja untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan yang ada. Baik itu vocational training maupun retraining sebagai jembatan untuk masuk ke pasar kerja. 

 

"Mereka (ankatan kerja-red) bisa memperbaiki karir dan meningkatkan kualitas pekerjaannya. Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan yg berkualitas sangat penting," pungkas Menaker.

 

Untuk diketahui, Kemnaker bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) juga telah menciptakan program pemagangan nasional yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Desember tahun 2016 lalu. Pada tahun 2018 ke depan, menargetkan prog­­­ram pemagangan bisa diikuti oleh 400.000 orang dan dengan melibatkan 4.000 ins­truktur. 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

1.000 Siswa BLK Makassar Terima Sertifikat Kompetensi

17 Oktober 2018 0

Makassar -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menyerahkan 1000 sertifikat kompetensi kepada lulusan peserta pelatihan kerja Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar.

Pengusaha Alumni Pemagangan Jepang Diminta Bantu Pemerintah Cetak Wirausaha

13 Oktober 2018 0

Bandung-Kementerian Ketenagakerjaan mengajak para alumni pemagangan Jepang yang tergabung dalam  Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI Indonesia) agar ikut membantu pemerintah mencari [...]

Tiga Strategi Kemnaker Kuatkan SDM Indonesia di Era Digital

13 Oktober 2018 1

Jakarta -- Memasuki era ekonomi digital pemanfaatan dan penguasaan teknologi merupakan salah satu indikator kemajuan negara yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang kuat. Untuk memperkuat SDM [...]