Kamis, 10 November 2016 10:40 WIB 0 Komentar 148 Dilihat
Perjuangan Serikat Pekerja Harus Lebih Efektif

Perjuangan Serikat Pekerja Harus Lebih Efektif

Saat ini persaingan sudah tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, perusahaan harus meningkatkan daya saingnya. Tenaga kerja memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan daya saing.

 
Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat memberikan arahan pada acara penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan Serikat Pekerja PT. Pelabuhan Indonesia II  periode 2016-2018.

 
"Semakin majemuk serikat pekerja, semakin terpolarisasi. Itu akan melemahkan serikat pekerja. Soliditas serikat pekerja itu penting," ujar Menaker di Kantor Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/11).

 
Kedepan, lanjut Menaker, Serikat Pekerja harus mulai memikirkan agar perjuangannya lebih efektif. Misalnya, serikat pekerja harus bisa melihat kemungkinan penyederhanaan organisasi seperti penyederhanaan jumlah partai. 

 
"Faktor yang mempengaruhi harmonis dan tidaknya hubungan industrial adalah leadership, komunikasi, dan keterbukaan. Serikat pekerja merupakan instrumen penting untuk menciptakan hubungan industrial yang haromins," papar Menaker. 

 
Menaker mengingatkan, tujuan utama bisnis bukan hanya soal mencetak uang, atau mencari keuntungan. Tetapi bagaimana mencari pelanggan sebanyak banyaknya, dan untuk menuju kearah tersebut jelas dibutuhkan dukungan tenaga kerja.  

 
"Keterikatan antara pekerja dan perusahaan masih kurang," katanya.

 
Menaker menambahkan, penandatanganan PKB merupakan bentuk nyata dari pentingnya suatu komitmen bersama antara manajemen dan Serikat Pekerja dalam merumuskan PKB sebagai pedoman bersama yang mengatur pelaksanaan hubungan kerja antara pengusaha dan karyawan.

 
"PKB menjadi kitab sucinya dengan catatan PKB tidak boleh menyalahi peraturan perundang-undangan," papar Menaker.

 
Menurut Menaker, baik Serikat Pekerja maupun perusahaan harus kembali menghayati prinsip gotong royong yang mulai memudar. Keduanya harus melihat hubungan industrial dari sudut kepentingan bersama.

Lihat Berita Yang Lain

Mainstreaming Isu Ketenagakerjaan Kunci Keberhasilan Ekonomi Indonesia

21 Februari 2017 0

Di tengah melambatnya ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia justru merangkak naik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2016 mencapai angka 5,02 persen [...]

Menaker Hanif Dorong ASEAN Tingkatkan Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja Migran

20 Februari 2017 0

Jakarta—Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri akan mendorong negara-negara ASEAN untuk menghasilkan instrumen yang mengikat mengenai perlindungan dan pemajuan hak-hak pekerja migran [...]

Permintaan Tenaga Kerja Professional Di Wilayah Timur Tengah Meningkat

17 Februari 2017 0

Pemberhentian dan pelarangan penempatan tenaga kerja (domestic worker) ke negara-negara kawasan Timur Tengah membawa dampak positif. Saat ini negara-negara di wilayah Timur Tengah seperti Kuwait [...]