Rabu, 07 Maret 2018 17:25 WIB 0 Komentar 3214 Dilihat
Pemerintah Sambut Positif Hadirnya Portal dan Aplikasi Pencari Kerja

Pemerintah Sambut Positif Hadirnya Portal dan Aplikasi Pencari Kerja

Jakarta-- Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menyambut positif peluncuran portal dan aplikasi kerja yang memberikan kemudahan bagi para pemberi kerja (demand) dan pencari kerja (supply) berdasarkan informasi kunci seperti gaji, ketrampilan khusus dan keahlian teknis guna terjadinya proses best matching. 


Inisiatif tersebut juga sebagai bentuk peran serta untuk menekan pengangguran dan memperluas kesempatan kerja di Indonesia.


"Kami apresiasi model portal dan aplikasi bagi pencari kerja  dengan cara mudah, murah, cepat memanfaatkan  teknologi informasi," kata Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kemnaker Maruli A. Hasoloan  dalam acara peluncuran portal dan aplikasi pencari kerja Robs Jobs di Jakarta, Rabu (7/3/2018).


Didampingi Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Soes Hindarno, Maruli menambahkan adanya Robs Jobs juga akan menambah persaingan dalam bursa lowongan kerja yang dimiliki oleh pemerintah. Persaingan bukan dalam secara negatif, tapi persaingan secara komplimen atau substitusi komplimen. Jadi saling melengkapi.


"Kami di Kemnaker juga punya portal jobs yaitu info kerja . Keberadaan portal dan aplikasi lowonhan kerja bisa membantu para pencari kerja yang sering mencari pekerjaan lewat aplikasi online," kata Dirjen Maruli.


Dalam kesempatan tersebut Dirjen Maruli mengingatkan  dalam pelayanan informasi kerja ini, ada regulasi baik kepada pencari pekerjaan, peminta pekerjaan maupun outsourcing. Demikian pula aturan kerja bagi penempatan tenaga kerja ke dalam maupun luar negeri.


"Pemerintah dalam hal ini sifatnya hanya membantu dunia usaha. Kita dukung semua pihak sebagai investor atau perusahaan yang create kesempatan kerja perlu kita dukung. Semoga memberikan kontribusi kepada negara,” katanya.


Dirjen Maruli mengungkapkan berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2017, secara nasional jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 128,06 juta orang, dengan penduduk yang bekerja sebanyak 121,02 juta orang. 


Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,50 persen, turun 0,11 persen dibandingkan kondisi bulan Agustus 2016 sebesar 5,61 persen.
Namun demikian secara absolut terdapat kenaikan jumlah pada rahun 2016 sebanyak 7,03 juta orang, bertambah menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017. Angka tingkat penganggur terbuka menjadi indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap pasar.


Sementara CEO Robs Jobs, Rob Davies mengatakan aplikasi dan portal pencari kerja terbaru ini memiliki fitur terkini dan sebagai solusi bagi para pencari kerja di Indonesia yang selama ini sudah bersusah payah mencari pekerjaan namun tidak kunjung mendapatkan hasil.


"Aplikasi dan portal ini akan menguntungkan  baik bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawan mereka dan menyederhanakan proses mendapatkan lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja yang memiliki keterbatasan dari segi pendidikan, ketrampilan atau geografi.”


"Aplikasi dan portal ini juga untuk memastikan mereka memperoleh kemudahan akses secara gratis guna meraih kehidupan yang lebih baik," kata Rob Davies.


Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

3 Strategi Kemnaker Jawab Tantangan Industri 4.0

26 Oktober 2018 0

Menjawab tantangan dan mengoptimalkan peluang di era Industri 4.0, Kemnaker RI mengambil 3 langkah strategis. Tiga langkah tersebut dilakukan dengan cara meningkatkan link and match, masifikasi [...]

Perusahaan Jepang Berminat Rekrut Pekerja Asal Indonesia

20 Oktober 2018 1

Sedikitnya  20 perusahaan asal Jepang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Japan Career Expo dan University Colaboration 2018 yang digelar di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Chevest [...]

Kisah Sukses Pengusaha Alumni Pemagangan Jepang

13 Oktober 2018 0

Bandung -- Program pemagangan ke Jepang yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berbuah manis. Banyak alumni pemagangan di Jepang setelah kembali ke Indonesia menjadi pengusaha [...]