Minggu, 12 November 2017 14:18 WIB 0 Komentar 1388 Dilihat
Menaker Imbau Perusahaan Optimalkan Pekerjanya Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Menaker Imbau Perusahaan Optimalkan Pekerjanya Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menghimbau kepada perusahaan untuk mengoptimalkan pekerjanya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 

 
Hal tersebut diungkapkan Menaker Hanif saat memberikan sambutan pada penutupan Turnamen Futsal BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka Ulang Tahun BPJS Ketenagakerjaan ke 40 tahun pada Minggu (12/11).

 
"Saya terus mendorong agar perusahaan lebih optimal mengikutkan pekerjanya menjadi peserta BPJS," kata Hanif.

 
Dikatakan Hanif, dengan program semacam BPJS Ketenagakerjaan ini kita membantu negara untuk melindungi para pekerja untuk mengelola keuangan mereka supaya lebih terkendali. 

 
"Ketika terjadi resiko sosial ekonomi maupun penyakit karena kerja, maka pekerja akan lebih aman, karena sudah ada pihak yang menangani," ungkap Hanif.

 
Dijelaskan lebih lanjut oleh Menaker, BPJS Ketenagakerjaan merupakan instrumen perlindungan sosial yang penting untuk melindungi pekerja dari resiko sosial ekonomi maupun penyakit karena kerja.

 
"Banyak orang bingung mengenai manfaat BPJS, padahal BPJS bisa memberikan jaminan kecelakaan, jaminan kematian , jaminan hari tua, dan dana pensiun," jelas Hanif.

 
Pada kesempatan tersebut, Menaker juga berharap  agar pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan semakin baik dan manfaatnya semakin bisa dirasakan oleh banyak orang.

 
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, Turnamen Futsal ini diharapkan bisa menambah kepedulian terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.

 
"Saya harap kegiatan ini bisa memperkuat tali silaturahmi, dan bisa membangun kegiatan yang lebih produktif," ujarnya.

 
Salah satu manfaat yang dijelaskan oleh Agus jika pekerja menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan adalah saat membeli rumah maka akan ada keringanan.

 
"Kalau pekerja ikut jaminan hari tua, maka kalau beli rumah DPnya lebih ringan," tutur Agus.

 
Untuk diketahui,  Menaker dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan juga ikut bertanding melawan tim wartawan senior.

Lihat Berita Yang Lain

Dunia Pendidikan dan Industri Harus Kerjasama Hadapi Revolusi 4.0

19 November 2018 0

Jakarta--Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mendorong kalangan civitas akademika atau lembaga pendidikan bisa bersinergi dengan industri/dunia usaha dalam menghadapi tantangan dan peluang [...]

Menaker Minta Pemerintah Desa Bantu Lindungi Pekerja Migran

19 November 2018 0

Pasuruan -- Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhaikiri menilai pentingnya keterlibatan pemerintah desa dalam memfasilitasi bagi warganya yang berkeinginan menjadi pekerja migran melalui prosedur yang [...]

BLK Lembang Ciptakan Aplikasi Smart Farming Bagi Petani

08 November 2018 3

Memasuki era revolusi industri 4.0 Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang membuat aplikasi Smart Farming untuk menjawab tantangan digitalisasi revolusi industri 4.0. Aplikasi bebasis android ini bisa [...]