Kamis, 03 Mei 2018 09:48 WIB 0 Komentar 2883 Dilihat
Menaker Hanif: Iklim Investasi  Kondusif Ciptakan  Lapangan Pekerjaan

Menaker Hanif: Iklim Investasi Kondusif Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Bekasi--Pemerintah akan terus memberikan perhatian secara serius terhadap iklim investasi yang kondusif agar penciptaan lapangan kerja meningkat dan roda ekonomi terus berputar. Indonesia memerlukan investasi karena tak bisa mengandalkan APBN semata dalam pembangunan dan penciptaan lapangan kerja.


"Peningkatan jumlah investasi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir,  membawa dampak  kesempatan kerja pun semakin bertambah dan menurunkan angka pengangguran, " Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara  silaturrahmi dengan 1.500 pekerja di kawasan industri PT  Panasonic Gobel Economy Indonesia (PGEI), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/5/2018).


Turut hadir  Michiko Miyamoto, Direktur ILO di Indonesia, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Wicaksono, Pimpinan Panasonic Gobel Rachmat Gobel, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI Jamsos) Haiyani Rumondang, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Maruli A. Hasoloan dan Kadisnakertrans Jawa Barat Ferry Sofwan Arief.


M. Hanif Dhakiri mengungkapkan data World Economic Forum (WEF) daya saing  Indonesia berada di peringkat ke-36 dari 137 negara-negara seluruh dunia.  Rangking tersebut naik lima peringkat dari kedudukan sebelumnya di posisi 41.


"Penyebab meningkatnya daya saing dan investasi Indonesia diantaranya adanya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah,  pembangunan sumber daya manusia melalui investasi pendidikan, kesehatan, guna meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan masyarakat, "kata Hanif.



Menteri Hanif menyatakan laporan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total investasi yang masuk ke Indonesia per tahun 2014 sejumlah 463,1 triliun. Sedangkan sampai dengan akhir tahun 2017 investasi yang masuk sejumlah 692,9 triliun. "Artinya terjadi peningkatan sebesar 229.8 triliun, " kata Menaker Hanif.


Dalam kesempatan silaturrahim tersebut, Menteri Hanif memberikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar PT Panasonic Gobel dan investor jepang yang telah banyak berkontribusi bagi peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas ekspor.


Sementara Rachmat Gobel menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dan komitmen membangun kualitas tenaga kerja yang kompeten. Hal itu terlihat dari 2500 karyawan, dengan tenaga ahli Jepang 30 orang atau 1,2 persen.


"Sejak 58 tahun lalu didirikan, kami komitmen membangun SDM berkualitas sebelum memproduksi barang," kata Rachmat.


Rachmat menambahkan sebagai ungkapan terimakasih kepada pemerintah yang telah mendukung Panasonic, setiap tahunnya ada 400 engineer dan teknisi produksi Indonesia, yang ditraining di Jepang dalam tiga tahun. Ada 500 lulusan SMA atau sederajat ditraining ke Jepang.


"Melalui proses training ini, interaksi tenaga ahli Jepang yang telah memiliki pengalaman dan jam kerja dengan tenaga Indonesia telah meningkatkan kualitas manusia ke sumber daya Iptek Indonesia, " katanya.


Panasonic Gobel Grup saat ini memiliki 18 ribu karyawan dengan jumlah tenaga kerja ahli dari Jepang sebanyak 99 orang atau hanya 0,55 persen.
Ditambahkan Rachmat, Jepang saat ini merupakan investor kedua terbesar dalam lima tahun terakhir. Saat ini telah hadir 1500 perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia selama 15 tahun terakhir. 


"Sebanyak 4,7 juta lapangan kerja tercipta dan 93,3 persen adalah TKI dan 6,7 persen tenaga ahli Jepang, " kata Rachmat.


Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Menaker Dengarkan Curhat Komunitas Anak Muda Depok

27 Mei 2018 0

Depok -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mendengarkan dan coba memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi komunitas anak muda di Kota Depok dalam mengembangkan kreativitas [...]

Tips Menaker Bangun Rumah Tangga Harmonis Bagi Pekerja

27 Mei 2018 0

Jakarta -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri berbagi tips untuk membangun rumah tangga yang harmonis bagi kalangan pekerja saat menjadi narasumber pada Program Happy Parenting yang [...]

Sahur Bersama Pengusaha Apindo, Menaker Jelaskan Sistem Pemagangan Sistematis

19 Mei 2018 0

Riau -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah membentuk sistem pemagangan yang terstruktur, sistematis, dan masif guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan kompeten.