Selasa, 20 Maret 2018 18:43 WIB 0 Komentar 1472 Dilihat
Ini Pentingnya PKB Bagi Buruh dan Pengusaha

Ini Pentingnya PKB Bagi Buruh dan Pengusaha

Perjajian Kerja Bersama (PKB) menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Hal ini karena kedudukan PKB lebih tinggi dibandingkan Peraturan perusahaan.

 

"PKB dibuat atas dasar perundingan dan disepakati bersama oleh serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha," ujar Direktur Persayaratan Kerja Siti Junaedah saat memberikan arahan pada dialog sosial tentang pembuatan PKB bertajuk "Mewujudkan kelangsungan usaha dan kesejahteraan pekerja melalui pembuatan PKB yang berkualitas" di kawasan industri JABABEKA  yang dilaksanakan di Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20-21/3/2017).

 

Menurut Junaeda, tingkat kepuasan pekerja pada perusahaan yang sudah memiliki PKB mencapai angka 96 persen dari jumlah total perusahaan yang sudah memiliki PKB. Sedangkan yang tidak pusanya hanya 4 persennya saja.

 

"Hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, pengusaha serta SP/SB, cita-cita luhur tersebut harus dipupuk dan ditanam sejak dari lingkungan terkecil di perusahaan melalui PKB," katanya.

 

Junaeda mengungkapakan, salah satu dari rencana strategis Direktorat Persyaratan Kerja tahun 2015-2019 adalah meningkatkan kualitas tata kelola persyaratan kerja, kesejahteraan, dan analisi diskriminasi. Upaya mewujudkan hal tersebut dilakukan melalui melalui peningkatan pembuatan peraturan perusahaan, peningkatan pembuatan perjanjian kerja bersama, mendorong perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh,  dan mendorong perusahaan untuk meningkatkan kesetaraan di tempat kerja.

 

"Selain itu juga dilakukan dengan peningkatan pemahaman pelaku hubungan industrial tentang hubungan kerja serta penetapan norma, standar, prosedur, kriteria tentang persyaratan kerja, kesejahteraan, dan analisi diskriminasi" papar Junaeda.  

 

Untuk diketahui, pada tahun 2017 pembuatan PKB untuk skala nasional telah melebihi target yakni mencapai angka 13.829 dari target yang ditetapkan sebanyak 13.59. Sedangkan pada tahun 2018 ditargetkan perusahaan yang memiliki PKB akan bertambah 550 perusahaan. 

 

Berdasarkan rencana strategis Direktorat Persayaratan Kerja tahun 2015-2019, jumlah pengusaha dan SP/SB yang mendapatkan bimbingan teknis pembuatan PKB pada tahun 2015 sebanyak  1.230 orang, 2016 sebanyak  1.300 orang, tahun 2017 sebanyak  1.450 orang, target 2018 sebanyak  1.650 orang, dan target tahun 2019 sebanyak 1.850 orang.

Lihat Berita Yang Lain

Menaker Hanif Dukung Program Pelatihan Bahasa “English for Indonesia”

20 September 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendukung langkah British Chamber of Commerce in Indonesia  dan Kedubes Inggris di Jakarta  yang membuat program pelatihan bahasa “English for [...]

Seru! Delegasi RI Ikuti Program “One School One Country” ASC ke-12

29 Agustus 2018 0

Bangkok- Delegasi Republik Indonesia mengikuti Program "One School One Country" (OSOC) yang merupakan bagian dari ASEAN Skill Competition (ASC) Bangkok 2018. Dalam program ini, 10 sekolah menengah di [...]

Menaker Hanif Ingin Sistem Pengupahan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

29 Agustus 2018 1

Jakarta -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri berharap sistem pengupahan yang diberikan kepada pekerja benar-benar adil. Sistem pengupahan nasional yang berkeadilan diyakini bisa [...]