Senin, 27 Februari 2017 13:11 WIB 0 Komentar 185 Dilihat
Bertemu Nike Indonesia, Menaker Tekankan Kepatuhan Hubungan Industrial

Bertemu Nike Indonesia, Menaker Tekankan Kepatuhan Hubungan Industrial

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan M.Hanif Dhakiri menemui perwakilan PT.Nike Indonesia  hari ini, Senin 27 Februari 2017.  Pertemuan yang diadakan di kantor Kementerian Ketenagakerjaan ini membahas berbagai hal terkait ketenagakerjaan.

“Saya harapkan agar Nike Indonesia selain produksinya meningkat juga tetap mematuhi peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia,”ujar Menaker seusai bertemu dengan PT.Nike Indonesia hari ini.

Menurut Menaker, seluruh perusahaan yang beroperasi di Indonesia harus mengikuti segala macam peraturan ketenagakerjaan tanpa terkecuali.  Kepatuhan terhadap peraturan hubungan industrial, katanya lagi, terus diawasi oleh pengawas ketenagakerjaan Kemnaker.

Pihak Nike Indonesia menyampaikan komitmennya untuk patuh pada aturan di Indonesia. Selain itu, mereka juga membicarakan tentang rencana pengembangan Nike di Indonesia.

Dalam pertemuan Menaker didampingi oleh Direktur Jenderal Binapenta Maruli Hasoloan, Direktur Jenderal Hubungan Industrial dan Jamsos Haiyani Rumondang. Sementara PT.Nike Indonesia diwakili oleh Presiden Direktur dan jajaran terkait.

Lihat Berita Yang Lain

Menaker: Kompetensi Sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja

17 November 2017 1

Jakarta -- Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri  mendorong supaya tenaga kerja Indonesia memiliki akses yang lebih baik untuk meningkatkan kompetensi.

Konsensus ASEAN Berikan Perlindungan dan Kepastian Hukum Bagi Pekerja Migran

17 November 2017 1

Jakarta—Para pemimpin negara-negara ASEAN telah menyepakati “ASEAN Consensus on the Promotion and Protection of the Rights of Migrant Workers”  dalam  Konferensi Tingkat [...]

Inilah Kesepakatan ASEAN dalam Melindungi Pekerja Migran

15 November 2017 1

MANILA – Melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  ke-31 ASEAN di Manila, Filiphina, para pemimpin negara-negara ASEAN telah menyepakati “ASEAN Consensus on the Promotion and [...]