Rabu, 17 Oktober 2018 16:42 WIB 0 Komentar 642 Dilihat
1.000 Siswa BLK Makassar Terima Sertifikat Kompetensi

1.000 Siswa BLK Makassar Terima Sertifikat Kompetensi

Makassar -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menyerahkan 1000 sertifikat kompetensi kepada lulusan peserta pelatihan kerja Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar. 

"Sertifikat ini merupakan wujud pengakuan bahwa lulusan BLK sudah kompeten di bidang yang mereka pelajari. Ini akan menjadi bekal memasuki dunia kerja," kata Hanif saat membuka acara Penyerahan Sertifikat Kompetensi Lulusan BLK Makassar dan Pembukaan Job Fair BLK Makassar 2018 pada Selasa (17/10).

Secara nasional, jumlah tenaga kerja yang sudah melakukan sertifikasi kompetensi tahun 2018 sampai bulan September berjumlah 443.216 orang.

"Pelayanan sertifikasi kompetensi harus bisa diakses oleh seluruh tenaga kerja di seluruh Indonesia. Pelaksanaan sertifkasi kompetensi juga harus mampu menjadi jaminan kualitas bagi kompetensi yang dimiliki oleh tenaga kerja," ujar Hanif.

Dengan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi diharapkan tenaga kerja memperoleh bekal keterampilan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Pentingnya pekerjaan yang layak dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan dituangkan dalam goal ke-8 tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja produktif serta kerja layak untuk semua" tutur Hanif.

Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan berbagai terobosan  dengan program percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja yang menjangkau seluruh pelosok Indonesia.

"Caranya melalui program pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja Pemerintah, Lembaga Pelatihan Kerja Swasta, Program Pemagangan di Industri, dan Balai Latihan Kerja Komunitas yang menjangkau masyarakat sampai ke pedesaan," tutur Hanif.

Pemerintah telah mencanangkan bahwa tahun 2019 adalah tahun peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Hal ini merupakan sebuah strategi yang tepat, karena bagaimanapun kecanggihan infrastruktur yang kita miliki tanpa didukung oleh SDM tenaga kerja yang mumpuni, maka akan menjadi kurang maksimal kemanfaatannya," kata Hanif.

Oleh karena itu, ujar Hanif, sebagai stakeholder yang bertanggung jawab untuk menghasilkan SDM tenaga kerja kompeten, kita harus mampu merespon dinamika dan tren yang terjadi di dunia industri.

"Dengan cara menyiapkan sumberdaya dan infrastruktur pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri," ucap Hanif.

Selain menyerahkan sertifikat kompetensi, Menaker juga membuka pameran kerja  ( job fair) dan meresmikan website BLK Makassar www.blkmakassar.kemnaker.go.id yang berisi berbagai informasi pelatihan.

 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

BLK Lembang Ciptakan Aplikasi Smart Farming Bagi Petani

08 November 2018 1

Memasuki era revolusi industri 4.0 Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang membuat aplikasi Smart Farming untuk menjawab tantangan digitalisasi revolusi industri 4.0. Aplikasi bebasis android ini bisa [...]

3 Strategi Kemnaker Jawab Tantangan Industri 4.0

26 Oktober 2018 0

Menjawab tantangan dan mengoptimalkan peluang di era Industri 4.0, Kemnaker RI mengambil 3 langkah strategis. Tiga langkah tersebut dilakukan dengan cara meningkatkan link and match, masifikasi [...]

1.605 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair BLK Makassar

17 Oktober 2018 0

Sebanyak 83 perusahaan industri menyediakan 1.605 lowongan kerja di berbagai bidang keahlian dalam pameran bursa kerja (job fair) yang diselenggarakan pada Selasa-Rabu (17-18 Oktober 2108) Balai [...]