Senin, 08 Januari 2018 18:48 WIB 0 Komentar 1211 Dilihat
Tahun 2018, Kemnaker Fokus Tingkatkan SDM dan Kualitas Pekerja

Tahun 2018, Kemnaker Fokus Tingkatkan SDM dan Kualitas Pekerja

Jakarta--Kementerian Ketenagakerjaan di tahun 2018  akan terus memberikan perhatian pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perbaikan kualifikasi tenaga kerja Indonesia agar menjadi tenaga yang terlatih dan terampil sehingga mampu terserap semuanya oleh industri.


"Calon tenaga kerja yang saat ini masih berpendidikan SD dan SMP  ditingkatkan kompetensinya melalui pelatihan pemagangan, dan sertifikasi yang sesuai kebutuhan industri, " kata Menteri Hanif Dhakiri saat memimpin rapat pimpinan di lingkungan Kemnaker di ruang Tridharma Kemnaker Jakarta, Senin (8/1).


Diakui Menteri Hanif, seperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2018, pihaknya masih menghadapi tantangan yang sama. Terutama menghadapi tantangan kemiskinan, kesenjangan sosial dan  tantangan pengangguran. Tantangan lain di 2018 adalah menghadapi tantangan hubungan industrial  mengenai digitalisasi yang berpengaruh pada sejumlah sektor dan sejumlah profesi. 


“Kita harus antisipasi secara baik, dengan upaya meningkatkan kompetensi dan sertifikasi profesi serta  mengoptimalkan informasi pasar kerja kita baik yang ada di dalam maupun di luar negeri, “ kata Menteri Hanif.


Menyinggung isu, Menteri Hanif mengungkapkan masih tetap di seputar tiga itu utama yakni pekerja Indonesia  pekerja migran dan pekerja asing. Ketiga isu tersebut harus menjadi perhatian agar tata kelola migrasi benar-benar menjadi lebih baik. 


“Kita perbaiki terus tata kelola agar tercipta migrasi yang cepat, aman, murah. Kita pun ingin  terus wujudkan pola hubungan industrial yang kondusif. Tentu ini harus dievaluasia terus menerus, “ ujar Menteri Hanif.

Terkait masalah hubungan industrial, Menteri Hanif mengarahkan agar dilakukan percepatan baik pada pembuatan peraturan perusahaan PP maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang saling menguntungkan pekerja dan pengusaha dan menjaga iklim investasi yang sehat.


Dalam arahannya, Menteri Hanif juga meminta seluruh jajaran di lingkungan Kemnaker untuk terus memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan  nasional. Untuk mencapai sasaran tersebut, seluruh jajaran eselon I dan II di lingkungan Kemenaker harus mengawal, mengontrol, memeriksa perencanaan-perencanaan anggaran agar seluruh kegiatan Kemnaker bisa dilaksanakan secara berkualitas.


"Dalam rangka mencukupi anggaran itu benar-benar bisa cepat,  efektif dan tepat sasaran. Kalian harus memeriksa perencanaan-perencanaan secara detil sehingga apa yang kita laksanakan bisa  berkualitas, " ujar Menteri Hanif.


Menteri Hanif juga  menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan perencanaan secara detil dari eselon I dan II agar seluruh program di unit-unit Kemnaker bisa digelar dengan berkualitas dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. 


"Misalnya  (Binapenta) ada program padat karya, tenaga kerja sukarela (TKS) dan lainnya. Itu kan pengaruhnya besar terhadap masyarakat. Sekarang pemerintah mendorong dilaksanakannya program-program lain  yang akan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari melalui pemanfaatan dana desa dan sinergi dengan sejumlah program dan kegiatan di Kementerian lainnya, " ujarnya.


Ditambahkan Menteri Hanif, dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan realisasi anggaran di Kemnaker, jajaran diarahkan eselon I dan II, tidak hanya bisnis as usual, melainkan harus bekerja dengan terobosan dan inovasi. 



"Saya berharap eselon I dan II mendorong anak buahnya untuk mulai bekerja dengan terobosan dan inovasi. Bekerja yang berbeda,  tidak bisnis as usual, " kata Menteri Hanif.

 
Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

DKI Jakarta Raih Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) Tertinggi 2017

06 Desember 2017 0

Pada tahun 2017 IPK tertinggi berhasil diraih oleh Provinsi DKI Jakarta dengan indeks sebesar 66,11, peringkat kedua ditempati DI Yogyakarta dengan indeks 63, 76 sedangkan peringkat ketiga ditempati [...]

Langkah Pemerintah Antisipasi Perubahan Karakter Pasar Kerja

28 April 2017 0

Karakter pasar kerja saat ini berorientasi pada pasar kerja aktif. Sedangkan di Indonesia, karakter pasar kerja masih dihadapkan pada karakter pasar kerja pasif. Untuk itu, manajemen Sumber Daya [...]

Hasil Program dan Kebijakan Pemerintah Harus Bisa Dirasakan Masyarakat

02 Februari 2017 0

Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri menekankan, bahwa hasil dari program dan kebijakan pemerintah harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program dan kebijakan pemerintah [...]