Jumat, 13 Juli 2018 11:19 WIB 0 Komentar 650 Dilihat
Semangat #AyoIndonesia Untuk Mendukung Prestasi Atlet di Asian Games 2018

Semangat #AyoIndonesia Untuk Mendukung Prestasi Atlet di Asian Games 2018

Kamis, 12 Juli 2018 - 37 hari jelang Asian Games 2018, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyerukan semangat #AyoIndonesia kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap sukses prestasi Indonesia di Asian Games 2018. Seruan ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis Siang (12/7).


"Sejak Indonesia resmi ditetapkan sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018, Kita telah mencanangkan untuk sukses sebagai penyelenggara sekaligus sukses prestasi olahraga. Komitmen ini secara serius telah kita berikan sejak awal dengan mengawal prestasi atlet yang akan bertanding, oleh karena itu semangat #AyoIndonesia ini adalah bentuk dukungan yang ingin kita berikan kepada atlet’’ ucap Menpora didepan wartawan, ratusan pegiat media sosial yang ikut hadir di Padepokan Silat yang tampil dengan wajah baru pasca renovasi untuk menghadapi gelaran Asian Games 2018.


Di depan forum, Menpora Imam Nahrawi juga menjelaskan secara singkat tentang sejumlah perbedaan Asian Games dengan SEA Games yang selama ini masih kerap keliru dipahami oleh masyarakat.


“Antara SEA GAMES dan ASIAN GAMES, selain perbedaan dalam hal negara pesertanya, sejumlah perbedaan lain, diantaranya terkait penentuan cabang olahraga yang dipertandingkan yang diatur sesuai dengan _Sea Games Federation Chapter and Rules_ atau jumlah cabang olahraga yang wajib dan minimum dipertandingkan, namun Tuan Rumah memiliki kewenangan penuh untuk menambah dan atau mengurangi cabang-cabang olahraga dan nomor pertandingan tertentu yang diperhitungkan dapat menguntungkan pihak tuan rumah. Sementara hal yang berbeda dengan Asian Games, dimana ada cabang-cabang olahraga yang wajib dipertandingkan berbasis Olimpiade dan Non Olimpiade, sedangkan usulan tuan rumah sangat terbatas jumlahnya dan itupun harus persetujuan OCA (Olympic Council of Asia- Dewan Olahraga Asia),’’ jelas Menpora.


Dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di Asian Games sejak tahun 1952, Prestasi terbaik ditorehkan Indonesia pada saat Asian Games 1962, saat menjadi tuan rumah. Sementara pada Asian Games 2014 terakhir di Incheon, Indonesia menempati peringkat ke 17 dengan 4 medali emas. Pada Asian Games 2018 nanti saat Indonesia kembali menjadi tuan rumah dan mempertandingkan 40 cabang olahraga, Indonesia diharapkan mampu masuk dalam peringkat 10 besar.


“Kami ingin publik mengetahui konteksnya dengan benar bahwa dengan memberikan gambaran realistis tentang kemungkinan prestasi yang diperkirakan akan diraih. Pertanyaan publik tentu muncul, jika jadi tuan rumah, kenapa tidak sekaligus target juara umum? Siapapun tentu berharap bahwa Indonesia bisa menjadi juara umum, seperti halnya saat Indonesia menjadi penyelenggara SEA Games tahun 2011 di Palembang. Tetapi tentu saja konteks SEA Games dan Asian Games tidak dapat disamakan. Jika melihat dari peta persaingan berdasarkan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan dan kekuatan negara-negara yang ada saat ini, untuk meraih 10 besar itu kita MINIMAL harus meraih 16-20 medali emas,” papar Menpora lagi.


Sejumlah cabang olaharaga yang diharapkan akan menjadi cabang-cabang yang mampu memberikan medali emas kepada Indonesia antara lain, Paralayang, Dayung, Jetski, Bulutangkis, Wushu, Bridge, Angkat Besi, Pencak Silat, Panjat Tebing, dan Taekwondo.


“Kita punya juara-juara dunia yang saat ini menempati peringkat satu dunia seperti di cabang olahraga Bulutangkis, Jetski, Paralayang, Wushu, Pencak Silat dan Panjat Tebing. Kita berharap konsistensi para atlet kita untuk mempersembahkan prestasi yang terbaik, dan meraih medali sesuai dengan yang kita harapkan,”harap Menpora.


4 sukses yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, yaitu, Sukses Penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Administrasi dan Sukses Pemberdayaan Ekonomi. Sebagai penanggungjawab yang mengawal prestasi olahraga, Menpora juga juga menjelaskan secara singkat menjelaskan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan oleh Kemenpora.


“Saya berkunjung secara intensif ke hampir seluruh lokasi pelatnas dengan tujuan untuk berinteraksi langsung dengan para atlet dan pelatih, mengetahui persoalan yang dihadapi dan yang paling penting memberikan support dan motivasi pada mereka. Dukungan dari supporter saat menjadi tuan rumah pasti juga menjadi motivasi tersendiri, oleh karena itu dukungan yang kita berikan hari ini sangat berarti bagi atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di Asian Games 2018. Saya berpegang teguh bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha. Kerja keras atlet kita pasti akan terbayar lunas, Insya Allah. #AYOINDONESIA,”seru Menpora mengulang kembali seruan yang diberikan untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games 2018 nanti,”tutupnya.


_Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo dan Biro Humas dan Hukum Kementerian Pemuda dan Olaharag RI_

Lihat Berita Yang Lain

Gaungkan Semarak Asian Games, Kemenpar Luncurkan Lomba Video dan Voting Atlet Favorit

13 Juli 2018 0

Dalam rangka menggaungkan semarak pelaksanaan pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games, yang akan diselenggarakan dalam hitungan 36 hari lagi, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan Lomba [...]

Seluruh Uji Sarana dan Prasarana LRT Sumsel Ditargetkan Selesai Bulan Juli

13 Juli 2018 0

Uji Sarana dan Prasaran LRT Sumatera Selatan (Sumsel) sudah dilakukan sejak bulan Mei 2018 lalu. Sampai dengan saat ini, uji sarana dan prasarana masih terus dilakukan dan ditargetkan akan selesai [...]

Gerakan #AyoOlahraga Menuju Prestasi Olahraga

12 Mei 2017 0

Gerakan #AyoOlahraga ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, karena berkaitan dengan bidang kerja lembaga dan kementerian-kementerian lain, diantaranya Kementerian Kesehatan yang [...]