Rabu, 05 September 2018 10:22 WIB 0 Komentar 1645 Dilihat
Selamat, Indonesia raih 13 emas pada ASC ke-12 Thailand

Selamat, Indonesia raih 13 emas pada ASC ke-12 Thailand

Bangkok—Delegasi Indonesia meraih 13 emas pada ASEAN Skills Competition (ASC) ke-12 di Thailand yang diselenggarakan pada 31 Agustus hingga 2 September 2018.

 

Informasi tersebut berdasarkan data yang disampaikan Ketua Delegasi ASC Indonesia, Direktur Jenderal Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono seusai upacara penutupan pada Selasa malam waktu setempat (4/9/2018).

 

“Indonesia meraih 13 emas, 6 perak, 8 perunggu dan 7 diploma. Ini adalah hasil maksimal yang mampu dipersembahkan putra putri terbaik Indonesia, meski dalam berbagai hal masih perlu mendapatkan perbaikan lagi,” ujar Dirjen Satrio.

 

Menurut Dirjen Satrio, Indonesia mencatat prestasi terbaik dilihat dari perolehan nilai rata-rata. Perolehan medali Thailand lebih banyak karena mereka mengikuti semua kejuruan yang dilombakan.

 

“Rata-rata nilai yang diperoleh oleh tim Indonesia lebih tinggi dari Thailand sebagai juara umum. Kita memperoleh 717,66 dengan 44 peserta di 22 kejuruan sedangkan Thailand memperoleh nilai 707, 81 dengan 52 peserta di 26 kejuruan,” jelas Dirjen Satrio.

 

Upacara penutupan ASC ke-12 tahun 2018 ditutup secara resmi oleh Jenderal Prawit Wongsuwon, Deputy Prime Ministers and Minister of Defence, di IMPACT Muang Thong Thani, Thailand. Upacara penutupan ini juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Thailand, Ahmad Rusdi

 

Pada ajang ASC ke-12 ini, tuan rumah Thailand menjadi juara umum dengan meraih 16 emas, 4 perak, 3 perunggu dan 13 diploma. Indonesia menduduki peringkat kedua, sedangkan peringkat ketiga diraih Vietnam, dan Malaysia menduduki peringkat ke-empat.

 

Dalam kesempatan terpisah tenaga ahli di kejuruan Fashion Technology, Nathanel Suryadi, mengaku sangat bersyukur dua anak muda binaannya mampu mempersembahkan emas dan perak.

 

“Fashion techonolgy selalu mendapatkan medali sejak ASC 2006, dalam 7 kali perhelatan. Alhamdulillah tahun ini kita bisa mempersembahkan medali emas dan perak,” imbuh Nathan.

 

Nathan berujar, tugasnya tidak berhenti sampai disini saja. Kesuksesan ini menurutnya harus dibawa ke tanah air dengan aksi nyata.

 

“Implementasi standar keahlian yang dilombakan di ASC, seharusnya diterapkan di lembaga- lembaga pelatihan di Indonesia,” ujar Nathan.

 

Sehingga, tambahnya, banyak masyarakat Indonesia yang memiliki standar keahlian level ASEAN. Monitoring dan evaluasi juga menjadi suatu hal wajib karena setiap tahunnya terjadi perubahan standar keahlian/ keterampilan.

 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Kemnaker Usulkan Peraih Medali ASC 2018 Jadi PNS

21 September 2018 0

Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) mengusulkan agar Kompetitor Indonesia yang berhasil meraih prestasi gemilang di ajang ASEAN Skill Competition (ASC)  2018 dapat dijadikan [...]

Peraih Medali ASC Mendapat Apresiasi Puluhan Juta dari Kemnaker

06 September 2018 0

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengapresiasi Delegasi Indonesia yang berhasil meraih juara kedua pada ajang ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Thailand dengan raihan 13 emas, 6 perak, 8 [...]

331 Anak Muda se-ASEAN Bertarung dalam Kompetisi Keahlian di Thailand

27 Agustus 2018 1

Sebanyak 331 orang tenaga kerja muda yang berasal dari negara-negara anggota ASEAN mengikuti  ASEAN Skills Competition (ASC) -12 yang berlangsung dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 05 [...]