Senin, 23 Juli 2018 17:41 WIB 0 Komentar 1938 Dilihat
Perkuat Pelatihan Vokasi, Kemnaker Jajaki Kerja Sama Dengan Spanyol

Perkuat Pelatihan Vokasi, Kemnaker Jajaki Kerja Sama Dengan Spanyol

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri menerima kunjungan delegasi Gredos San Diego (GSD) dari Madrid, Spanyol di Kantor Kemnaker Jakarta, (23/7). Melalui kunjungan ini, kedua belah pihak tengah menjajaki kemungkinan kerja sama bidang pelatihan vokasi.

 

 

GSD sendiri merupakan grup sekolah yang berpusat di Madrid, Spanyol. Sistem pendidikan di lembaga ini terbilang komplit. Karena GSD juga memiliki jenjang pendidikan vocational education.

 

 

“Kita menyambut positif tawaran kerja sama pelatihan vokasi ini. Kita harapkan dapat memperkuat pelatihan vokasi yang selama ini diselenggarakan di Balai Latihan Kerja,” kata Menaker Hanif di Kantor Kemnaker pada Senin (23/7).

 

 

Direktur Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja Kemnaker, Sukiyo menambahkan  Kemnaker adalah salah satu kementerian yang memiliki fokus pada pengembangan SDM. Selama ini, pelatihan vokasi di BLK menjadi salah satu program pengembangan SDM yang dimiliki oleh Kemnaker.

 

 

“Kemungkinan bisa kerja sama karena sesama institusi vokasi. Jadi ini yang harus kita kaji, kita dalami dulu untuk dijajaki,” kata Sukiyo.

 

 

Salah satu kendala, ungkap Sukiyo, adalah sistem pendidikan di Indonesia dan Spanyol memiliki sejumlah perbedaan. Seperti, jenjang pendidikan setelah pendidikan dasar di Indonesia terdiri dari 2 jenjang yang masing-masing harus dilewati selama 3 tahun (format 6-3-3).

 

 

Sedangkan di Spanyol mengunnakan format (6-4-2), dimana jenjang pendidikan setelah pendidikan dasar terbagi menjadi 2 jenjang. Jenjang pertama, Sekolah Menengah Wajib (Educación Secundaria Obligatoria atau ESO) selama 4 tahun. Jenjang kedua, jenjang pendidikan pilihan antara Sarjana Muda (Bachillerato) atau sekolah vokasi.

 

 

Sementara itu, Wakil GSD untuk Program Internasional, Shinta Kartika Sari mengutarakan bahwa pertemuan GSD dengan Kemnaker adalah tindak lanjut pertemuan pihak Indonesia dengan Spanyol usai pergelaran International Labour Conference (ILC) 2018 di Madrid, Spanyol.

 

 

Menurutnya, baik Kemnaker maupun GSD memiliki kesamaan dalam bidang pengembangan SDM dan vocational training. Untuk itu, ia menilai ada berbagai hal untuk dapat dikerja samakan.

 

 

“Dan saya dari lembaga pendidikan yang memiliki fasilitas tersebut, maka apapun yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, tentu saya akan membantu,” ujar Shinta.

 

 

 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

BLK Komunitas Siap Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten

10 September 2019 0

Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri hadiri peresmian BLK Komunitas Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badar di Kabupaten Tangerang, pada hari Selasa (10/9). Ia berharap, BLK tersebut dapat melahirkan [...]

Instruktur LPK Se-Sulsel Ikuti Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional

27 Agustus 2019 0

Instruktur pelatihan dari berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Sulawesi Selatan ikuti Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN). Kompetisi yang diselenggarakan Kementerian [...]

Kunjungi Malaysia, Menaker Bicarakan Kerja Sama Pelatihan Vokasi

06 Agustus 2019 1

Menaker membahas kerja sama pertukaran informasi kebijakan dan program, strategi menghadapi perubahan teknologi dan industri 4.0 yang berdampak pada sektor ketenagakerjaan serta peningkatan [...]