Senin, 16 Juli 2018 16:57 WIB 0 Komentar 1255 Dilihat
Penyelenggaraan Negara Butuh PNS yang Profesional

Penyelenggaraan Negara Butuh PNS yang Profesional

Jakarta -- Penyelenggraan negara dengan potensi sumber daya manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah seperti Indonesia membutuhkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional. PNS memegang peranan penting dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan di berbagai sektor.

 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Hery Sudarmanto mengatakan penyelenggaraan pemerintahan di segala sektor membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk menunjang kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat berkembang. 

 
"Oleh karena itu, PNS harus selalu menjaga profesionalisme dan memenuhi standar kompetensi jabatan sehingga tugasnya berjalan dengan efektif dan efisien," ujar Sekjen Hery saat membuka Diklatpim Tingkat IV, Diklat Spesialis K3 Pesawat Tenaga Dan Produksi di Pusdiklat Kemnaker RI, Jakarta, Senin (16/7/2018). 

 
Diklatpim Tingkat IV diikuti 80 orang yang terdiri dari PNS Kemnaker 40 orang, PNS BNP2TKI 30 orang dan PNS Kemristekdikti 10 orang. Sedangkan  Diklat Spesialis K3 Pesawat Tenaga Dan Produksi diikuti oleh 30 orang.

 
Sekjen Hery mengatakan penyelenggaraan negara dengan potensi SDM dan SDA yang melimpah seperti Indonesia membutuhkan kinerja PNS yang profesional. PNS memegang peranan penting dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan di berbagai sektor.

 
"Hal ini merupakan faktor penunjang untuk mencapai keunggulan kompetitif di berbagai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan," papar Hery. 

 
Menurut Hery, tugas PNS adalah melayani masyarakat dan terus meningkatkan kinerja dan produktivitas serta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.  

 
"Diklat ini merupakan langkah awal untuk menempuh pendidikan kepemimpinan, terutama dalam disipilin, loyalintas, tanggungjawab, dan integritas," ungkap Hery.

 
Dengan semangat Reformasi birokrasi, revolusi mental dan inovasi, Hery berharap jajaran Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kemnaker RI mampu untuk terus melayani masyarakat dengan baik. 

 
"Kita (PNS) harus memiliki kepekaan sosial yang tinggi, tanggap dan memiliki keahlian serta kecerdasan untuk berinovasi dan berkreasi melaksanakan proyek perubahan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat," pungkas Hery.

 
Dikatakan Sekjen Hery, pemerintah  mengambil langkah strategis untuk mewujudkan PNS yang berintegritas dan profesional sehingga mampu menyelenggarakan pelayanan publik dan mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

 
Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut, kata Sekjen Hery dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai upaya pembinaan PNS secara menyeluruh. Pembinaan PNS dipastikan akan mengarah dan berujung pada kompetensi yang dibutuhkan di setiap jabatan, baik jabatan adminsitrasi, jabatan fungsional maupun jabatan pimpinan tinggi.

 
"Melalui diklat dan pengembangan kompetensi inilah para PNS mampu melaksanakan tugas dan fungsi, tanggung jawab serta wewenang yang diembannya dengan baik," kata Hery.


Biro Humas Kemnaker 

Lihat Berita Yang Lain

2.513 Siswa BLK Semarang Mendapat Sertifikat Kompetensi Kerja

13 November 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri memberikan sertifikat kompetensi kepada 2.513 lulusan Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Semarang. Tak hanya itu, 200 sertifikat [...]

Tingkatkan Kualitas Daya Saing SDM, Menaker Tinjau UPT BLK Jember

27 Oktober 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Provinsi Jawa Timur di Jember, Sabtu [...]

Menaker: Indonesia Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

16 Oktober 2018 0

Hanif mengatakan untuk menghadapi RI 4.0 dan konsekuensi yang muncul di tingkat industri, pekerjaan dan skills yang dibutuhkan, skema perlindungan tenaga kerja di masa depan, pemerintah, industri dan [...]