Jumat, 09 Desember 2016 12:07 WIB 0 Komentar 62 Dilihat
Pengembangan Skill Harus Mampu Mengimbangi Dinamika Sosial-Ekonomi

Pengembangan Skill Harus Mampu Mengimbangi Dinamika Sosial-Ekonomi

Denpasar  – Dinamika sosial yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan informasi telah cukup banyak mempengaruhi perkembangan dunia ketenagakerjaan. Hal ini terlihat dari banyaknya  Negara-negara dunia yang mulai menerapkan pelatihan dan pendidikan berbasis klaster skill.

 

“Ini adalah satu konsenkuensi yang menjadi perhatian semua Negara. Ada bebera hal yang menjadi tantangan. Adanya transformasi pasar kerja oleh karena ada pengaruh teknologi,” kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) Abdul Wahab Bangkona setelah forum panel ‘Skill for Future’ pada pertemuan The 16th Asia and the Pacific Regional Meeting (APRM) di BNDCC Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

 

Menurutnya, banyak sekali perusahaan dan industri yang membutuhkan pekerja dengan skill sesuai dengan klaster usahanya. Sehingga, saat ini banyak dunia usaha dan industry yang menyerap pekerja terdidik ataupun terlatih menggunakan fokus pelatihan/pendidikan pada satu kebutuhan skill tertentu.

 

“Konsekuensinya adalah semua program pendidikan dan pelatihan harus disesuaikan,” ujar Abdul Wahab.

 

Selain itu, pengaruh perkembangan teknologi dan informasi juga turut mempengaruhi pola bisnis dunia saat ini. Ia mencontohkan, banyak perusahaan saat ini yang menerapkan virtual office, bisnis online dan sebagainya.

 

Oleh karenanya, Sekjen Kemnaker mengajak Negara-negara anggota ILO untuk bekerja sama dalam berkoordinasi untuk mengantisipasi perubahan-perubahan tersebut.

 

“Ada upaya-upaya bersama dan diharapkan ada inisiatif-inisiatif dari ILO sebagai wadah pertemuan ini untuk memikirkan perubahan ini, sehingga Negara anggorta bias mengantisipasi,” terangnya.

 

Hal ini bisa dilakukan dengan membagi pengalaman dinamika ekonomi dan perkembangan pasar kerja antar Negara. Sehingga, akan terlihat sejauh mana perkembangan yang telah terjadi dan pada lanjutnya akan dapat dianalisis sejauh mana perkembangan tersebut berikut dampak-dampaknya.

 

“Ada kesepakatan dari pembicaraan untuk membangun kerjasama Negara-negara anggota untuk membagi best practice,” paparnya.

 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Kemnaker dan ILO Komitmen Wujudkan Indonesia Bebas Pekerja Anak Tahun 2022

09 Juni 2017 1

Kementerian Ketenakerjaan dan International  Labor Organizational (ILO) bekerja sama melakukan berbagai langkah untuk mempercepat terwujudnya peta jalan (roadmap) Indonesia bebas pekerja anak [...]

Pemda Harus Mampu Menyeimbangkan Supply and Demand Tenaga Kerja

02 Juni 2017 0

Menarik investor masuk ke daerah adalah salah satu strategi yang harus dikembangkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hanya saja, Pemda juga harus menyeimbangkan sisi [...]

Di Era Persaingan, SDM Indonesia Harus Memiliki Karakter Kuat

18 Mei 2017 0

Keterampilan bukan lah satu-satunya bekal bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar mampu bersaing dengan bangsa lain di era kompetisi saat lain. Di samping keterampilan, SDM Indonesia juga harus [...]