Jumat, 09 Desember 2016 12:07 WIB 0 Komentar 44 Dilihat
Pengembangan Skill Harus Mampu Mengimbangi Dinamika Sosial-Ekonomi

Pengembangan Skill Harus Mampu Mengimbangi Dinamika Sosial-Ekonomi

Denpasar  – Dinamika sosial yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan informasi telah cukup banyak mempengaruhi perkembangan dunia ketenagakerjaan. Hal ini terlihat dari banyaknya  Negara-negara dunia yang mulai menerapkan pelatihan dan pendidikan berbasis klaster skill.

 

“Ini adalah satu konsenkuensi yang menjadi perhatian semua Negara. Ada bebera hal yang menjadi tantangan. Adanya transformasi pasar kerja oleh karena ada pengaruh teknologi,” kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) Abdul Wahab Bangkona setelah forum panel ‘Skill for Future’ pada pertemuan The 16th Asia and the Pacific Regional Meeting (APRM) di BNDCC Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

 

Menurutnya, banyak sekali perusahaan dan industri yang membutuhkan pekerja dengan skill sesuai dengan klaster usahanya. Sehingga, saat ini banyak dunia usaha dan industry yang menyerap pekerja terdidik ataupun terlatih menggunakan fokus pelatihan/pendidikan pada satu kebutuhan skill tertentu.

 

“Konsekuensinya adalah semua program pendidikan dan pelatihan harus disesuaikan,” ujar Abdul Wahab.

 

Selain itu, pengaruh perkembangan teknologi dan informasi juga turut mempengaruhi pola bisnis dunia saat ini. Ia mencontohkan, banyak perusahaan saat ini yang menerapkan virtual office, bisnis online dan sebagainya.

 

Oleh karenanya, Sekjen Kemnaker mengajak Negara-negara anggota ILO untuk bekerja sama dalam berkoordinasi untuk mengantisipasi perubahan-perubahan tersebut.

 

“Ada upaya-upaya bersama dan diharapkan ada inisiatif-inisiatif dari ILO sebagai wadah pertemuan ini untuk memikirkan perubahan ini, sehingga Negara anggorta bias mengantisipasi,” terangnya.

 

Hal ini bisa dilakukan dengan membagi pengalaman dinamika ekonomi dan perkembangan pasar kerja antar Negara. Sehingga, akan terlihat sejauh mana perkembangan yang telah terjadi dan pada lanjutnya akan dapat dianalisis sejauh mana perkembangan tersebut berikut dampak-dampaknya.

 

“Ada kesepakatan dari pembicaraan untuk membangun kerjasama Negara-negara anggota untuk membagi best practice,” paparnya.

 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Tekan Angka Pengangguran, Bursa Kerja Harus Lebih Digencarkan

24 Maret 2017 0

Menurut Menaker, hal tersebut sudah diatur oleh aturan internasional, yakni Konvensi ILO Nomor 88 tentang Lembaga Layanan Penempatan Kerja.

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Sumbawa Adakan Job Fair 2017

21 Maret 2017 0

Dalam pembukaan Job Fair pada hari Selasa, 21 Maret 2017, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Syafruddin Nur melaporkan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sumbawa [...]

Bantuan Teknis Premi Asuransi Nelayan Untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia

14 Maret 2017 0

Meski nelayan sebagai salah satu faktor kunci dalam sektor kelautan dan perikanan, tapi kondisi nelayan Indonesia masih belum dapat dikatakan sejahtera. Usaha nelayan sangat dipengaruhi oleh faktor [...]