Selasa, 11 Juli 2017 15:43 WIB 0 Komentar 334 Dilihat
Pemerintah Terus Dorong Transformasi Asuransi TKI Ke BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah Terus Dorong Transformasi Asuransi TKI Ke BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta – Proses transformasi asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari konsorsium asuransi TKI ke BPJS Ketenagaekrjaan terus dimatangkan. Diharapkan, transformasi ini mampu meningkatkan perlindungan dan jaminan sosial bagi TKI yang bekerja di luar negeri.

“Memang kita sedang transformasikan asuransi itu ke skema jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ini sedang terus dimatangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan seluruh kementerian lembaga terkait dan juga stake holder untuk mendapatkan formulasi terbaik perlindungan bagi para TKI kita,” kata Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri usai mengikuti Halal Bi Halal Keluarga Besar BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta pada Hari Selasa (11/7/2017).



Menaker menjelaskan beberapa alasan transformasi ini. Pertama, BPJS Ketenagakerjaan adalah badan negara yang mendapatkan mandar untuk melaksanakan universal coverage jaminan sosial.

“Jadi seluruh, bukan hanya pekerja, tapi seluruh warga,” kata Menaker Menjelaskan.

Kedua,  sesuai rekomendasi KPK yang menyarankan  agar skema asuransi TKI dikelola BPJS dengan skema single risk management.

“Kemudian kita melakukan kajian untuk kemungkinan bisa diselenggarakan jaminan sosial untuk para TKI kita ini,” ujarnya.

Menaker pun memaparkan, pemerintah terus mendorong BPJS Ketenagakerjaan agar program-programnya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat secara optimal. Baik dari segi perluasan kepesertaan yang saat ini terus dikembangkan hingga pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), maupun dari aspek inovasi manfaat program jaminan sosial itu sendiri.

“Kita juga dorong manfaat program itu bisa diperbanyak. Kemaren sudah kita kembangkan ada program return to work misalnya,” urai Menaker.

Di samping itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyatakan komitmennya untuk bersama-sama dengan seluruh stakeholder dalam memajukan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan adanya kerja sama yang kuat antar stakeholder, ia yakin BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan manfaat yang optimal kepada pekerja, dunia industri, dan perekonomian nasional.

“Dan kami harapkan bekerja sama dengan bapak ibu sekalian bisa memberikan makna yang lebih optimal bagi pembangunan ekonomi kita, kepada industri kita masing-masing, dan khususnya kepada masyarakat pekerja Indonesia,” ujarnya.

Lihat Berita Yang Lain

Program BPJS Ketenagakerjaan Harus Bisa Mengcover Tenaga Kerja Rentan

06 Juli 2017 0

Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan dasar yang mutlak harus bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia, terlebih para pekerja di sektor-sektor rentan. Pemerintah pun berkomitmen akan [...]

Dana BPJS Ketenagakerjaan Dikembangkan untuk Peningkatan Ekonomi Peserta

30 Mei 2017 0

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri memberikan apresiasi kepada  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atas prestasi dan kontribusinya terhadap pengembangan dana Jaminan [...]

Kemnaker-BPJS Ketenagakerjaan Perluas Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa

04 Mei 2017 0

Kementerian Ketenagakerjaan mengharapkan pemerintah daerah untuk mengikutsertakan warganya terutama yang berada di desa sebagai peserta program jaminan sosial yang diselenggarakan Badan Penyelenggara [...]