Jumat, 28 Juli 2017 10:50 WIB 0 Komentar 443 Dilihat
Partisipasi Organisasi Masyarakat Sangat Diperlukan Bagi Pembangunan Ketenagakerjaan

Partisipasi Organisasi Masyarakat Sangat Diperlukan Bagi Pembangunan Ketenagakerjaan

Jakarta -  Agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional sangat membutuhkan partisipasi dari seluruh elemem masyarakat. Diharapkan, organisasi masyarakat (ormas) maupun LSM yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat bisa mendorong persoalan peningkatan kompetensi SDM di Indonesia menjadi salah satu agenda prioritas organisasinya. Sehingga, agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional dapat tercapai dengan maksimal.

"Pada beberapa kesempatan, saya menyampaikan bahwa pembangunan bidang ketenagakerjaan bukan hanya menjadi tugas Menteri Ketenagakerjaan atau pemerintah pusat semata. Tetapi juga menjadi tugas pemerintah daerah dalam hal ini gubernur dan bupati/walikota, serta masyarakat luas," kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker), Hery Sudarmanto mewakili Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri menyampaikan sambutam pada acara "Pengukuhan Pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN)" di Jakarta pada hari Jumat (28/7/2017).

Menurutnya, tantangan bidang ketenagakerjaan dari waktu ke waktu semakin kompleks. Sehingga, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Agar target pembangunan dapat tercapai dengan baik.

"Ini membutuhkan curahan pemikiran yang intens dan dukungan sektoral untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam RPJMN dan Rencana Strategis Kemnaker," jelasnya.

Sekjen Kemnaker pun menguraikan beberapa hal yang menjadi target pembangunan ketenagakerjaan. Diantaranya menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), optimalisasi Pelatihan Kerja, Sertifikasi kepada pekerja, mengembangkan standar kompetensi regional untuk sektor jasa yang diprioritaskan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dan menyediakan informasi pasar kerja yang efektif.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," urai Sekjen Kemnaker.

Organisasi kemasyarakatan seperti FSKN inipun dapat berkontribusi dengan beberapa cara. Seperti pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat. Menurut Sekjen Kemnaker, wirausaha sangat penting untuk pembangunan ekonomi karena mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

"Untuk itu, tanpa dukungan dari masyarakat luas dalam hal ini organisasi masyarakat, relatif sulit rasanya untuk dapat mencapai target tersebut," ujarnya.

Lihat Berita Yang Lain

Perhutanan Sosial, Kini Masyarakat Legal Mengelola Hutan

08 September 2017 0

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rabu, 6 September 2017. Membangun Indonesia dari pinggiran, didefinisikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), salah satunya melalui [...]

Wukuf di Arafah, Jemaah Haji wujudkan Nilai-Nilai Kemanusian

31 Agustus 2017 0

Jutaan Jemaah haji hari ini, kamis (31/08/2017)  atau 9 Zulhijah 1438 H melakukan wukuf di Arafah, mekah Arab Saudi. Setelah wukuf,  kamis malam akan bergerak ke Muzdalifah dan selanjutnya [...]

Capaian Kinerja Kemenkes RI Tahun 2015-2017

28 Agustus 2017 0

Jumlah kasus kematian Bayi turun dari 33.278 di tahun 2015 menjadi 32.007 pada tahun 2016, dan di tahun 2017 di semester I sebanyak 10.294 kasus. Demikian pula dengan angka kematian Ibu turun dari [...]