Rabu, 08 Februari 2017 11:00 WIB 0 Komentar 194 Dilihat
Optimalisasi LPDP Sambut Bonus Demografi

Optimalisasi LPDP Sambut Bonus Demografi

Jakarta – Pada tahun 2020-2030, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif sangat besar. Hal tersebut berarti bahwa dalam kurun waktu 3 sampai 13 tahun ke depan, Indonesia akan memiliki banyak sekali sumber daya manusia (SDM) yang tengah berada pada puncak usia produktif.

“Dan untuk menyambut bonus demografi tersebut pemerintah akan bekerja lebih fokus lagi, bukan hanya pada upaya menghadirkan pemerataan akses pendidikan dasar dan menengah yang seluas-luasnya bagi seluruh Indonesia, khususnya dari kalangan yang kurang mampu,  tetapi juga pada upaya membuka kesempatan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi melalui optimalisasi pemberian beasiswa LPDP,” kata Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Terbatas tentang Optimalisasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), di Kantor Presiden, Jakarta pada hari Selasa (7/2/2017).

Saat ini, proporsi SDM dengan kualifikasi pendidikan tinggi di Indonesia baru 7,2 persen dari angkatan kerja. Angka ini masih kalah jika dibandingkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 20,3 persen atau negara-negara Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD - Organisation for Economic Co-operation and Development) sebesar 40,3 persen.

Jumlah insinyur Indonesia pun masih kalah dengan negara-negara lain. Jika dihitung per 1 juta penduduk, jumlah insinyur di Indonesia adalah 2.671. Jumlah ini  lebih rendah dari Malaysia yang 3.333, Vietnam 9.037 dan Korea Selatan 25.039.

“Untuk itu, saya ingin menekankan bahwa investasi di bidang SDM termasuk melalui pemberian beasiswa pendidikan tinggi maupun pendanaan riset merupakan investasi yang sangat penting bagi negara kita untuk maju di masa yang akan datang,” tegas Presiden.

Menurut Presiden, selama ini LPDP telah melakukan pengelolaan sebagian alokasi dana pendidikan APBN dengan mekanisme pengelolaan dana abadi,  yang kemudian disalurkan dalam bentuk beasiswa untuk menempuh pendidikan S2 ataupun S3.

LPDP sendiri telah menyalurkan beasiswa  kepada 16.295 orang yang terdiri 8.406 beasiswa dalam negeri dan 7.889 penerima beasiswa luar negeri.

“Namun perlu saya ingatkan agar investasi dalam pembangunan SDM ini harus betul-betul fokus harus, harus betul-betul tepat, dan harus betul-betul terarah,” terangnya.

Rapat Terbatas tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menaker M. Hanif Dhakiri, Mendikbud Muhadjir Effendi, Menristek Dikti Mohamad Nasir, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menkeu Sri Mulyani, KSP Teten Masduki, Menpar Arif Yahya, Menhub Budi Karya, Menkes Nila F Moeloek, dan Menpora Imam Nahrowi.

Lihat Berita Yang Lain

Menaker: Indonesia Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

16 Oktober 2018 0

Hanif mengatakan untuk menghadapi RI 4.0 dan konsekuensi yang muncul di tingkat industri, pekerjaan dan skills yang dibutuhkan, skema perlindungan tenaga kerja di masa depan, pemerintah, industri dan [...]

Menaker: Peningkatan Kompetensi SDM Harus Dipercepat

10 Oktober 2018 0

Pemerintah mendorong agar proses peningkatan SDM Indonesia tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tapi juga melibatkan lembaga swasta dan dunia usaha. Hal ini dibutuhkan agar proses peningkatan [...]

Tingkatkan SDM Pekerja Pariwisata, Kemnaker Kerja Sama dengan Sumba Hospitality Foundation

21 September 2018 0

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berkomitmen meningkatkan keterampilan angkatan kerja. Tentu dengan menyesuaikan potensi lapangan pekerjaan pada daerah setempat. Misalnya, meningkatkan [...]