Senin, 25 Juli 2016 10:40 WIB 0 Komentar 165 Dilihat
Menaker Minta TKA Nakal Terus Dikontrol

Menaker Minta TKA Nakal Terus Dikontrol

Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri terus melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi untuk mencegah masuknya tenaga kerja kasar asing ke Indonesia. Hal tersebut dilakukan guna mengontrol Tenaga Kerja Asing (TKA) nakal.

“Masuknya tenaga kerja kasar asing ke Indonesia bisa terjadi karena dua hal. Pertama visa kedua izin,” kata Menaker Hanif, usai menghadiri acara Silaturahmi Nasional Pendukung Jokowi di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/7/2016) kemarin.

Dia menjelaskan, dua faktor itu yakni tenaga kerja yang datang memanfaatkan visa turis lalu mereka bekerja di Indonesia atau karena pelanggaran perizinan.

"Kalau yang ditemukan di lapangan ya karena dua itu. Mereka masuk lewat visa turis atau adanya pelanggaran perizinan seperti kasus kereta cepat di Halim itu, mereka bilangnya manajer tetapi ternyata kok melakukan pekerjaan kasar," kata Menteri Hanif.

Dia menuturkan, saat ini Kementerian yang dipimpinnya terus memantau dilapangan supaya tidak kecolongan dalam mengatasi pelanggaran perizinan seperti kasus di Halim. Selain itu,  Kemenaker juga memantau dinas ketenagakerjaan di daerah-daerah.

Lihat Berita Yang Lain

Menaker Dorong Penanaman Modal di Sektor Over - Supplied Tenaga Kerja

26 Januari 2017 0

Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri mendorong penanaman modal di sektor yang over-Supplied Tenaga Kerja. Hal itu disampaikan menaker pada saat menerima Kepala Badan Koordinasi [...]

Menaker Tekankan Pentingnya Keseimbangan Antara Kerja dan Do’a

24 Januari 2017 0

Ketaatan sebagai ‘Hamba Tuhan Yang Maha Esa’ sangatlah penting untuk terus disublemasikan dalam segala aktifitas, termasuk saat bekerja. Begitupun sebaliknya, kualitas iman tidak cukup [...]

Pentingnya Sikap Toleransi Bagi Generasi Muda Agar Terhindar Dari Isu SARA

23 Januari 2017 0

Oleh karena itu, salah satu upaya yang terus diperjuangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) saat ini adalah meningkatkan kompetensi angkatan kerja. Dengan adanya kompetensi, angkatan [...]