Jumat, 15 Maret 2019 18:54 WIB 0 Komentar 2325 Dilihat
Menaker Hanif Ingatkan Buruh Agar Responsif Terhadap Perubahan

Menaker Hanif Ingatkan Buruh Agar Responsif Terhadap Perubahan

Medan--Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengingatkan Serikat Buruh (SB)/Serikat Pekerja (SP) untuk merespon perkembangan atau perubahan dunia industri yang selalu dinamis. Perkembangan teknologi industri yang massif diyakini akan merubah industri, merubah karakter pekerjaan dan merubah tuntutan skill pada dunia kerja.

Hanif Dhakiri mengemukakan hal itu saat memberikan sambutan sekaligus membuka Rakerwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sumut 2019 bertema "Mendorong Persaingan Dunia Usaha yang Sehat dengan Mengedepankan Dialog Sosial" di Medan, Sumatera Utara, Jum'at (15/3/2019).

"Perubahan teknologi ini bukan untuk menakut-nakuti tapi mengingatkan suka atau tidak suka perubahan ini pasti akan terjadi. Sekarang ini perubahan sedang berjalan, karena itu sangat penting (SP/SB) untuk merespon perubahan ini agar tetap survive, " ujar Hanif Dhakiri.

Ditambahkan Hanif, respon proaktif SB/SP dibutuhkan dalam menghadapi tantangan perubahan karakter pekerjaan akibat kemajuan teknologi. Pasalnya dewasa ini, perubahan karakter pekerjaan terjadi begitu cepat. Pekerjaan cepat berubah karena pengaruh perkembangan teknologi, seperti penggunaan mesin dan robotisasi.

"Ini harus direspon secara cepat juga baik oleh pemerintah, dunia usaha dan tentu saja oleh serikat pekerja,” kata Hanif.

Menurut Hanif Dhakiri, perubahan industri yang terjadi di luar banyak yang di-drive untuk perkembangan Teknologi Informasi yang massif dan pada akhirnya akan mempengaruhi hubungan industrial.

Terkait perubahan teknologi sekaligus tantangan ketenagakerjaan di era industri 4.0 itu, Hanif Dhakiri menginginkan SB/SP tetap eksis, memiliki peran dan manfaat bagi para pekerja ke depan yang lebih baik. Tapi dengan catatan, SB/SB juga harus berubah dan harus bisa merefleksikan di tengah perubahan yang sangat cepat dan massif.

"Jika tidak, serikat buruh akan ketinggalan jaman dan menjadi tidak relevan dengan perubahan, " katanya.

Turut hadir Dirjen PHI Jamsos Kemnaker Haiyani Rumondang, Direktur Kelembagaan dan Kerja sama Hubungan Industrial (KKHI) Aswansyah, Plt Sekda Sumut Noval, Kadisnaker Sumut Harianto Butar Butar, Ketua Ketua Korwil SBSI Sumut Tobasan Siregar, Ketua MPO KSBSI Sumut Rekson Silaban dan Sekjen KSBSI Edward Marpaung dan 300 anggota KSBSI se-Sumut.

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Kemnaker Gandeng Austria Kembangkan BLK Maritim

15 Juni 2019 0

Kementerian Ketenagakerjaan menggandeng Pemerintah Austria untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang industri kemaritiman. Komitmen ini mencakup kerja sama pengembangan BLK [...]

Kunjungi Medan, Hanif minta BLK Lebih Inovatif dan Kreatif

15 Maret 2019 0

Saat berdialog dengan pegawai dan instruktur, Menaker meminta jajaran BBPLK Medan banyak melakukan inovasi dalam metode pelatihan. Sebagai provider pelatihan, BLK juga harus bersaing dan selalu [...]

Menteri Hanif Ungkap Tiga Cara Tingkatkan Kualitas SDM

28 Februari 2019 0

Menurut Hanif ada tiga cara untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar berkualitas dan berdaya saing. Antara lain melalui jalur pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karier.