Kamis, 30 November 2017 20:28 WIB 0 Komentar 1624 Dilihat
Menaker Hanif : Dialog Sosial Kunci Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Pekerja

Menaker Hanif : Dialog Sosial Kunci Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Pekerja

Jakarta---Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri menyarankan agar perusahaan dan pekerja mengedepankan dialog sosial melalui pendekatan kultural, musyawarah mufakat dan kekeluargaan. Dialog sosial yang positif agar menciptakan pola hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan perusahaan dan pekerja dapat terwujud.

Saran Menaker tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2017-2019 antara Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Kartika Wirjoatmojo dengan Ketua Umum DPP Serikat Pekerja (SP) Bank Mandiri (SPBM) Andi Irfan Muis di auditorium Plaza Mandiri Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Turut hadir penandatanganan PKB tersebut Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker  Hayani Rumondang dan SEVP Human Capital BM Sanjay N. Bharwani.

“Dialog sosial merupakan kunci produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Dengan dialog sosial yang baik, maka  maka produktivitas perusahaan dan kesejahteraan pekerja bisa ditingkatkan levelnya dari waktu ke waktu, “ kata Menaker  Hanif.

Selain melakukan perjanjian kerja bersama, Menaker berpendapat dialog sosial antara  pengusaha dan serikat pekerja dimaksudkan mencari solusi menjawab dinamika ketenagakerjaan yang muncul. "Saya percaya,  dialog sosial bisa mengkompromikan kepentingan perusahaan dan pekerja. Kalau bisa didialogkan, jangan dipertentangkan,” jelas Menaker.

Menteri Hanif mengatkan penandatanganan PKB merupakan momentum penting bagi seluruh stakeholder dan sebagai bentuk nyata dari pentingnya suatu komitmen bersama antara manajemen dan SP/SB dalam merumuskan PKB sebagai pedoman bersama maupun aturan bagi pengusaha dan karyawan dalam pelaksanaan hubungan kerja.

“Perusahaan yang telah memiliki PKB tingkat kepuasannya tinggi sekali dari para pekerja. Survei World Bank 2016, menunjukkan, 96 persen para pekerja di perusahaan yang memiliki PKB menyatakan dirinya. Artinya kalau perusahaan itu punya PKB, bisa dipastikan perusahaan itu bagus, “ katanya.

Menaker menilai agar PKB yang disepakati bisa selaras dengan perkembangan zaman, secara periodik, PKB juga harus terus di-review dan diperbaharui. Dengan demikian, terjadi kesesuaian antara perjanjian kerja dan dinamika kerja, “ lanjut Menteri Hanif.

“Bank Mandiri secara keseluruhan bisa menjadi role model bukan hanya bagi industri perbankan yang lain tapi juga perusahaan lain bagaimana keberadaan PKB ini dianggap penting. Sehingga secara regular secara terus menerus perlu diperbarui secara periodik, proses cepat dan didukung oleh komunikasi bipartite yang efektif, “ ujarnya.

Sementara itu, Kartiko Wirjoatmojo mengatakan penandatanganan PKB ini merupakan wujud semangat kekeluargaan dan kesamaan visi antara Bank Mandiri dan SPBM untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan pegawai.

"Dengan jumlah pegawai mencapai 38.228 orang, maka hubungan industrial yang harmonis ini mutlak diperlukan dan merupakan salah satu faktor penting yang menjadikan BM daoat terus tumbuh dan berkembang hingga saat ini mewujudkan visi menjadi Indonesi's Best, ASEAN Prominent 2020," kata Dirut Kartiko.

 
Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Menaker Hanif Dorong Pekerja Media Berserikat

02 Agustus 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mendorong pekerja media atau wartawan segera berserikat. Keberadaan serikat pekerja media sangat penting untuk memastikan perubahan-perubahan di [...]

Gelar TOT PK, Indonesia Membutuhkan 1.785 Mediator

01 Agustus 2018 0

Kasubdit Sumondang mengatakan berdasarkan data Badan Penelitian dan Informasi Kemnaker tahun 2017, jumlah perusahaan di Indonesia ada sekitar 258.427 perusahaan. Sementara jumlah mediator yang ada [...]

Kerjasama Pekerja dan Pengusaha Dukung Perekonomian Nasional

16 April 2018 0

Menurutnya, dialog sosial inilah sarana bagi semua pihak untuk menuangkan gagasannya. Termasuk, mencari jalan keluar manakala terjadi perselisihan. "Dalam interaksi hubungan industrial, kita ini kan [...]