Kamis, 13 Oktober 2016 11:35 WIB 0 Komentar 158 Dilihat
Kemnaker Terus Dorong Upaya Peningkatan Daya Saing SDM Indonesia

Kemnaker Terus Dorong Upaya Peningkatan Daya Saing SDM Indonesia

Jakarta – Ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) kompetitif sangat penting dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) pun berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi SDM Indonesia. 

Saat ini, Kemnaker terus menggalakkan beberbagai strategi peningkatan kompetensi SDM Indonesia, diantaranya adalah pelatihan kerja dan kompetensi, sertifikasi profesi, pemagangan ke perusahaan di dalam negeri maupun luar negeri, hingga pengendalian Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Untuk SDM yang berdaya saing, Kemenaker telah lakukan langkah strategis dengan percepatan kompetensi, sertifikasi kompetensi, dan pengendalian tenaga kerja asing,” kata Direktur Standarisasi dan Kompetensi Kementerian Ketenagakerjaan Suhadi dalam acara Indonesia Banking Human Capital Conference di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/16).

Adapun, upaya pemerintah tersebut tentunya membutuhkan dukungan dari segenap pihak, mengingat kondisi angkatan kerja Indonesia masih didominasi oleh lulusan pendidikan menengah (SMP) ke bawah. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 122,8 juta orang. Sedangkan angkatan kerja dengan pendidikan tinggi (S1 ke atas) masih berjumlah 12 juta orang.

“Sedangkan sebanyak 71,3 juta merupakan lulusan SD dan SMP. Sisanya 6,18 persen merupakan pengangguran,” lanjutnya.

Selain itu, persaingan ekonomi antar negara pun semakin kompleks dengan adanya berbagai kerja sama ekonomi lintas negara, seperti Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sehingga, dukungan dari lintas kementerian/lembaga, swasta, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing angkatan kerja Indonesia.

“Lulusan pendidikan tinggi 12 juta orang. Daya saing jika diukur dari tingkat pendidikan maka sangat besar tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN,” pungkasnya.

Lihat Berita Yang Lain

Tutup Seleknas ASC Ke-12, Menaker: Pelatihan Vokasi Pilar Kebijakan Pemerataan Ekonomi

09 September 2017 0

Gelaran seleksi nasional ASEAN Skills Competition (Seleknas ASC) ke-12 resmi di tutup. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mengaskan kembali pentingnya pelatihan vokasi sebagai salah [...]

Peluang Kerja di Bidang Teknik Pengelasan Masih Terbuka Luas di Dalam dan Luar Negeri

25 Agustus 2017 0

Kerjasama antara pemerintah dengan dunia industri dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di dunia industri.  Termasuk industri-indutri  terkait teknis pengelasan yang [...]

Hadapi Persaingan Pasar Kerja, Menaker Ajak Mahasiswa Bangun Karakter Pekerja Keras

22 Agustus 2017 0

Kata Hanif, untuk mencapai kesuksesan, bakat hanya berkontribusi sebesar 1 persen, sisanya kerja keras. Oleh karena itu, selama menjadi mahasiswa harus berusaha membiasakan bersikap keras (disiplin) [...]