Rabu, 29 Juni 2016 18:27 WIB 0 Komentar 177 Dilihat
Kemnaker Targetkan Penarikan 420 Pekerja Anak di  Bali

Kemnaker Targetkan Penarikan 420 Pekerja Anak di Bali

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan program penarikan terhadap 420 pekerja anak di Provinsi Bali yang tersebar  tersebar di 4 (empat) kabupaten selama tahun 2016.
 

Pengurangan pekerja anak dalam rangka mendukung program keluarga harapan (PPA-PKH) di Bali ini tersebar  di Kabupaten Buleleng sebanyak 147  anak,  Kab. Karang Asem 105 anak, Kab.  Klungkung  42 anak dan Kab. Gianyar sebanyak 126  anak.

Marifah Hanif Dhakiri yang merupakan istri Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan program penarikan  pekerja anak adalah salah satu  upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan dan  peningkatan SDM Indonesia.

"Peran orang tua, masyarakat dan dunia usaha  sangat dibutuhkan dalam  mendukung  program penarikan pekerja anak dan pembentukan karakter anak Indonesia yang tangguh, "kata Marifah Hanif Dhakiri seusai menyerahkan paket peralatan sekolah bagi 126  pekerja anak di Gianyar, Bali Rabu (29/6).

Dalam kesempatan ini diserahkan paket bantuan pendidikan khusus, layanan khusus dari Kemendikbud,  penyerahan paket tenaga kerja mandiri untuk orang tua pekerja anak dari Kemnaker dan penyerahan  kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pendamping pekerja anak.
  

Hadir dalam acara penarikan pekerja anak ini hadir Bupati Kabupaten Gianyar, A.A. Gede Agung Bharata,  Kadisnakertrans Gianyar  Gede Widarma Suharta, Plt. Direktur Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak (PNKPA)Kemnaker Laurend Sinaga serta stake holder terkait.

Dikatakan Marifah, peran pendampingan  dalam penarikan pekerja anak harus mengedepankan kesabaran,  ketelatenan dan pendekatan khusus, di samping aspek penegakan hukum bagi pelanggaran aturan ketenagakerjaan.

"Bekerja untuk membantu orangtua boleh saja, tetap harus ingat kalian harus terus tekun  belajar dan meraih cita-cita. Bermain dan  belajar menjadi penting ketika usia anak-anak," kata Marifah dihadapan ratusan pekerja anak.

Sementara itu, Plt Direktur Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak, Kemnaker Laurend Sinaga mengatakan, masalah pekerja anak sangat kompleks dan memerlukan penanganan lintas sektoral. 

" Target penarikan pekerja anak dalam program PPA PKH sebanyak 16.500 orang  di 24 provinsi. Sampai dengan Juni 2016 sebanyak 11.500 anak berhasil kami tarik kembali ke pendidikan," ujar Laurend Sinaga.

Secara keseluruhan jumlah pekerja anak yang telah ditarik sejak tahun 2008 sampai dengan Juni 2016 sebanyak 75.213 anak. Dengan progam ini diharapkan dapat mencegah anak-anak terutama dari pekerjaan terburuk dan berbahaya seperti perbudakan, pelacuran, pornografi, perjudian, dan keterlibatan narkoba.

Menurut dia, dari program pemerintah ini, ditargetkan Indonesia akan menjadi negara bebas pekerja anak pada tahun 2022. Upaya mempercepat penarikan pekerja anak memang membutuhkan  kerjasama dan koordinasi dengan kementerian terkait lainnya serta  pemerintah daerah untuk menggerakkan partisipasi pengusaha, serikat pekerja, orang tua, LSM dan masyarakat di wilayahnya masing-masing

 

Sementara itu Bupati Gianyar Bali A.A Gde Agung Bharata memberikan apresiasi atas dukungan dan bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan dalam program penarikan pekerja anak.

Kita sampaikan apresiasi dukungan dan kerjasama Kemnaker  untuk mempercepat proses penarikan para pekerja anak yang berada di Gianyar. Kita harapkan terus dukungan agar  pada tahun 2018 Kabupaten Gianyar, Bali, dapat meraih predikat bebas pekerja anak," kata Agung.

Agung mengatakan, selama ini Gianyar berkomitmen untuk menarik para pekerja anak. Proses ini diharapkan dapat dipercepat dengan bantuan khusus dari pemerintah pusat.

"Kita terus ajak para orang tua, masyarakat dan para pengusaha untuk tidak lagi mempekerjakan para pekerja anak, kata Agung.

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

ASEAN Sepakati Konsensus Perlindungan Pekerja Migran

14 November 2017 0

MANILA – Salah satu keputusan penting dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-31 ASEAN di Manila, Filiphina, adalah disepakatinya konsensus perlindungan bagi pekerja migran di seluruh negara [...]

Menaker Ingatkan Perusahaan Agar Sediakan Ruang Laktasi Bagi Ibu Menyusui

18 Agustus 2017 0

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengingatkan perusahaan swasta, BUMN/BUMN serta instasi pemerintah  agar menyediakan fasilitas khusus untuk menyusui dan/atau memerah ASI(ruang laktasi) [...]

Menaker Luncurkan Pusakahati di Jember

04 Agustus 2017 0

Jember---Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri memberikan apresiasi kepada Universitas Negeri Jember (Unej) atas keberhasilannya meluncurkan program hubungan industrial. Peluncuran program [...]