Rabu, 12 April 2017 17:46 WIB 0 Komentar 440 Dilihat
Indonesia Tingkatkan Kerjasama Ketenagakerjaan Dengan Azerbaijan

Indonesia Tingkatkan Kerjasama Ketenagakerjaan Dengan Azerbaijan

Jakarta – Pemerintah Indonesia akan meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Azerbaijan di bidang ketenagakerjaan. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M.Hanif Dhakiri usai bertemu dengan Deputy Minister, Ministry of Labour and Social Protection of Regulation Republic of Azerbaijan, Martim Karimli di kantor Kemnaker hari ini, Rabu 12 April 2017.

Pemerintah Indonesia menyambut baik tawaran kerjasama bilateral di bidang ketenagakerjaan  ini. Diharapkan kerjasama ini akan semakin memperkuat hubungan kedua negara.

“Saya harap kerjasama dapat dilaksanakan secara konkrit sesuai kebutuhan masing-masing negara, tidak hanya sekadar tanda tangan dokumen MoU saja,”ujar Menaker Hanif.

Beberapa ruang lingkup kerjasama yang akan dibahas lebih lanjut oleh tim teknis kedua negara yaitu, jaminan sosial, perlindungan tenaga kerja migran, serta pelatihan vokasi dalam rangka skills development. Khusus untuk jaminan sosial, pemerintah Azerbaijan diketahui memiliki kebijakan dan standar implementasi yang mengadopsi standar Uni Eropa.

“Untuk itu, saya harap Pemerintah Azerbaijan dapat sharing knowledge juga pengalaman kepada Pemerintah RI dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan jaminan sosial,”katanya.

Untuk pelatihan vokasi bagi generasi muda, kerjasama yang diharapkan dapat terjalin diantaranya adalah investasi pelatihan kerja di Indonesia. Menaker melanjutkan, pemerintah Indonesia terbuka bagi investasi asing terutama di bidang pelatihan kerja.

Sementara untuk perlindungan penempatan tenaga kerja migran, dalam pertemuan Menaker kembali menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus untuk mengirimkan skilled workers. Upaya peningkatan perlindungan juga terus dilakukan baik melalui perundingan bilateral maupun dalam forum multilateral.

Melalui kerjasama ini, saya harap pemerintah Azerbaijan dapat mendukung kebijakan pemerintah RI dalam hal perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja migran di negara-negara penempatan.”ungkapnya.

Dalam pertemuan juga dibahas mengenai dukungan Indonesia dalam rencana pendirian Statue OIC Labor Centre di Baku, Azerbaijan yang akan diresmikan tahun ini. Turut hadir dalam pertemuan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Tamerlan Qarayev, dan jajaran pejabat Kemnaker.

BIRO HUMAS KEMNAKER

Lihat Berita Yang Lain

Kemnaker Minta Syarat Peserta Pemagangan Di Perusahaan Dipermudah

05 Desember 2018 0

Kementerian Ketenagakerjaan berharap perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai mempermudah persyaratan bagi peserta pemagangan.

Menaker: Pelatihan Vokasi Itu Keren

27 November 2018 2

Pelatihan vokasi menjadi salah satu terobosan pemerintah untuk mendorong peningkatan kompetensi SDM Indonesia. Dengan berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan pendidikan formal, Menteri [...]

2.513 Siswa BLK Semarang Mendapat Sertifikat Kompetensi Kerja

13 November 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri memberikan sertifikat kompetensi kepada 2.513 lulusan Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Semarang. Tak hanya itu, 200 sertifikat [...]