Rabu, 12 April 2017 17:46 WIB 0 Komentar 481 Dilihat
Indonesia Tingkatkan Kerjasama Ketenagakerjaan Dengan Azerbaijan

Indonesia Tingkatkan Kerjasama Ketenagakerjaan Dengan Azerbaijan

Jakarta – Pemerintah Indonesia akan meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Azerbaijan di bidang ketenagakerjaan. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M.Hanif Dhakiri usai bertemu dengan Deputy Minister, Ministry of Labour and Social Protection of Regulation Republic of Azerbaijan, Martim Karimli di kantor Kemnaker hari ini, Rabu 12 April 2017.

Pemerintah Indonesia menyambut baik tawaran kerjasama bilateral di bidang ketenagakerjaan  ini. Diharapkan kerjasama ini akan semakin memperkuat hubungan kedua negara.

“Saya harap kerjasama dapat dilaksanakan secara konkrit sesuai kebutuhan masing-masing negara, tidak hanya sekadar tanda tangan dokumen MoU saja,”ujar Menaker Hanif.

Beberapa ruang lingkup kerjasama yang akan dibahas lebih lanjut oleh tim teknis kedua negara yaitu, jaminan sosial, perlindungan tenaga kerja migran, serta pelatihan vokasi dalam rangka skills development. Khusus untuk jaminan sosial, pemerintah Azerbaijan diketahui memiliki kebijakan dan standar implementasi yang mengadopsi standar Uni Eropa.

“Untuk itu, saya harap Pemerintah Azerbaijan dapat sharing knowledge juga pengalaman kepada Pemerintah RI dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan jaminan sosial,”katanya.

Untuk pelatihan vokasi bagi generasi muda, kerjasama yang diharapkan dapat terjalin diantaranya adalah investasi pelatihan kerja di Indonesia. Menaker melanjutkan, pemerintah Indonesia terbuka bagi investasi asing terutama di bidang pelatihan kerja.

Sementara untuk perlindungan penempatan tenaga kerja migran, dalam pertemuan Menaker kembali menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus untuk mengirimkan skilled workers. Upaya peningkatan perlindungan juga terus dilakukan baik melalui perundingan bilateral maupun dalam forum multilateral.

Melalui kerjasama ini, saya harap pemerintah Azerbaijan dapat mendukung kebijakan pemerintah RI dalam hal perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja migran di negara-negara penempatan.”ungkapnya.

Dalam pertemuan juga dibahas mengenai dukungan Indonesia dalam rencana pendirian Statue OIC Labor Centre di Baku, Azerbaijan yang akan diresmikan tahun ini. Turut hadir dalam pertemuan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Tamerlan Qarayev, dan jajaran pejabat Kemnaker.

BIRO HUMAS KEMNAKER

Lihat Berita Yang Lain

Kunjungi Malaysia, Menaker Bicarakan Kerja Sama Pelatihan Vokasi

06 Agustus 2019 1

Menaker membahas kerja sama pertukaran informasi kebijakan dan program, strategi menghadapi perubahan teknologi dan industri 4.0 yang berdampak pada sektor ketenagakerjaan serta peningkatan [...]

Kemnaker Apresiasi GNIK Konsisten Dukung Program Pemagangan

01 Agustus 2019 0

Kementerian Ketenagakerjaan memberikan apresiasi Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) atas konsistensinya mendukung program pemagangan sebagai wujud pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang [...]

Implementasi Kartu Pra Kerja Berupa Pelatihan dan Sertifikasi

01 Agustus 2019 0

Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, menjelaskan, program Kartu Pra Kerja akan diimplementasikan dalam bentuk pelatihan dan sertifikasi. Saat ini pemerintah masih terus mematangkan program [...]