Selasa, 14 Agustus 2018 18:23 WIB 0 Komentar 2420 Dilihat
Indonesia-Jerman Perkuat Kerjasama Pelatihan Vokasi

Indonesia-Jerman Perkuat Kerjasama Pelatihan Vokasi

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan  membuka kerjasama dengan pemerintah Jerman dalam bidang pendidikan dan pelatihan vokasi. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pekerja Indonesia dalam kaitannya investasi sumber daya manusia.  

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri dengan  Duta Besar Jerman untuk Indonesia Michael Freiherr von Ungern-Sternberg di Kantor Kemnaker, Jakarta pada Selasa (14/8).

“Kita terus mematangkan konsep kerjasama di bidang vokasi. Kita dorong kerja sama vokasi yang terdiri dari skill development fund(pembiayaan peningkatan keterampilan) dan unemployment benefit (skema tunjangan bagi pekerja korban PHK dan keluarganya) ,” kata Menaker Hanif

Untuk melaksanakan kerjasama ini, lanjut Menaker, nanti akan ada tim dari Jerman untuk melakukan pengukuran kebutuhan yang menjadi prioritas dalam kerjasama pendidikan dan pelatihan vokasi.

 “Akan ada pembicaraan lebih jauh antara pemerintah Jerman, Kemnaker serta kementerian terkait lainnya. Kita juga melibatkan dukungan Komite Vokasi Nasional dalam kerja sama ini,” ujarnya.

Menaker Hanif menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk penguatan kerja sama bidang pendidikan dan pelatihan vokasi antara Indonesia dan Jerman yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Indonesia dan Jerman memang selama ini telah menjalin berbagai kerja sama, termasuk bidang pendidikan dan pelatihan vokasi diantaranya mencakup pembuatan kurikulum pelatihan dan Training of Trainers (ToT), “ kata Menaker Hanif.

Dikatakan Hanif, Jerman merupakan partner strategis bagi Indonesia dalam mengembangkan sistem pelatihan vokasi. Jerman dinilai telah berhasil dalam membangun sistem pelatihan vokasi di negaranya melalui skema investasi SDM.

Dikatakan Menaker, kerjasama ini bukan hanya untuk Balai Latihan Kerja (BLK) saja, tapi untuk membantu lembaga atau siapa saja  yang memerlukan peningkatan keterampilan.“Nanti BLK kita akan berperan pastinya, sebagai tempat pelatihan,” kata Hanif.

Saat ini, tutur Hanif, yang harus dipikirkan adalah membangun ekosistemnya, dan menyediakan lebih banyak dukungan yang lebih kuat terhadap BLK dalam mengembangkan program pelatihan vokasi.

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Berdayakan Narapidana, BBPLK Medan Kerja Sama Pelatihan dengan Lapas

25 Juli 2018 0

Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan menjalin kerja sama pelatihan dengan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 32 narapidana mendapatkan pelatihan [...]

Perkuat Pelatihan Vokasi, Kemnaker Jajaki Kerja Sama Dengan Spanyol

23 Juli 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri menerima kunjungan delegasi Gredos San Diego (GSD) dari Madrid, Spanyol di Kantor Kemnaker Jakarta, (23/7). Melalui kunjungan ini, kedua belah [...]

Izin SOTK Keluar, Jurusan Pariwisata Bakal Jadi Andalan BLK Banyuwangi

06 Juli 2018 0

Banyuwangi -- Menteri Ketenagakerjaan  (Menaker) M Hanif Dhakiri menargetkan Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi yang berada di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai [...]